ISDP Laz BSM Umat Diharapkan Lahir Mahasiwa Mandiri dan Kreatif

Sabtu, 10 Februari 2018 - 15:14 WIB
ISDP Laz BSM Umat Diharapkan...
ISDP Laz BSM Umat Diharapkan Lahir Mahasiwa Mandiri dan Kreatif
A A A
JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSM Umat) bersama Bank Syariah Mandiri bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).

ISDP ini merupakan program Master Piece Laz BSM Umat yang diselenggarakan bersamaan dengan pelaksanaan Seminar yang bertajuk "Peran & Sinergi Perbankan Syariah Dalam Pengembangan Sociopreneur", di Ruang Utama Lantai I, UGM, Selasa 6 Februari 2018.

Seminar ini dihadiri sejumlah pembicara, di antaranya Area Manager BSM Yogyakarta Sukma Dwie Priadi, Founder & CEO Vestifarm Dharma Anjarrahman, dan Founder & CEO ARIZKA Group Resika Caesaria.

Regional Office Head IV Bank Syariah Mandiri, Jeffry Prayana mengatakan, pelaksanaan ISDP atau sociopreneur sangat diperlukan di masyarakat di tengah munculnya kesenjangan dan masalah sosial ekonomi.

"ISDP ini merupakan gerakan dari kepedulian Syariah Mandiri bekerja sama dengan LAZNAS BSM Umat dalam menggerakkan dan menumbuhkan semangat wirausaha muda," kata Jeffry Prayana saat menjadi Keynote Speech.

"Program Sociopreneur ini pas untuk membantu menyelesaikan sejumlah masalah di masyarakat melalui wirausaha. Dengan wirausaha ini diharapkan para pemuda membentuk karakter pemuda yang gigih dan peka terhadap masalah sosial ekonomi di masyarakat," tambahnya.

Direktur Eksekutif Laz BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah mengatakan, tujuan program ISDP ini untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai bidang sociopreneur secara umum.

"Supaya bisa tercipta pengusaha-pengusaha muda muslim yang nantinya akan menggerakkan perekonomian umat," ucap Rizqi Okto.

Dalam kesempatan itu, Founder dan CEO MADE ARIZKA Group Resika Caesaria menceritakan pengalamannya terkait sociopreneur. Menurutnya, modal bukanlah faktor utama dalam berbisnis, namun inovasi dan semangat pantang menyerah dalam mengembangkan bisnis adalah kunci yang paling penting.

"Karena tidak ada proses yang mengkhianati hasil," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved