Soal Penjabat Gubernur, Mendagri: Nanti yang Memutuskan Istana
Kamis, 01 Februari 2018 - 14:41 WIB
Soal Penjabat Gubernur, Mendagri: Nanti yang Memutuskan Istana
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo tidak ingin berkomentar banyak mengenai mengenai usulan Jenderal Polisi menjadi penjbat gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara.
Menurut Tjahjo, usulan tersebut sudah diserahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.
"Tanya Pak Menko," ujar Tjahjo usai menghadiri sosialisasi penggunaan dana desa di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (1/2/2018).
Tjahjo menegaskan surat usulan penjabat gubernur untuk dua provinsi tersebut sudah diserahkan masing-masing kepada Kemenko Polhukam dan kepolisian.
Selanjutnya, kata Tjahjo, pihaknya menunggu keputusan dari Istana apakah usulan tersebut diterima atau sebaliknya tidak diterima.
"Nanti yang mutuskan dari istana. Belum tentu yang diusulkan diputuskan (Istana-red). Intinya begitu," katanya.
Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo mengusulkan pejabat dari Polri untuk menjadi penjabat gubernur Jabar dan Sumut pada pilkada nanti.
Menyikapi usulan tersebut, Polri kemudian mengajukan nama Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol Mochamad Iriawan untuk menjadi plt gubernur Jawa Barat dan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Irjen Martuani Sormin untuk menduduki kursi jabatan plt gubernur Sumatera Utara. Pengusulan dua perwira tinggi Polri itu pun menimbulkan polemik di masyarakat.
Menurut Tjahjo, usulan tersebut sudah diserahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.
"Tanya Pak Menko," ujar Tjahjo usai menghadiri sosialisasi penggunaan dana desa di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (1/2/2018).
Tjahjo menegaskan surat usulan penjabat gubernur untuk dua provinsi tersebut sudah diserahkan masing-masing kepada Kemenko Polhukam dan kepolisian.
Selanjutnya, kata Tjahjo, pihaknya menunggu keputusan dari Istana apakah usulan tersebut diterima atau sebaliknya tidak diterima.
"Nanti yang mutuskan dari istana. Belum tentu yang diusulkan diputuskan (Istana-red). Intinya begitu," katanya.
Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo mengusulkan pejabat dari Polri untuk menjadi penjabat gubernur Jabar dan Sumut pada pilkada nanti.
Menyikapi usulan tersebut, Polri kemudian mengajukan nama Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol Mochamad Iriawan untuk menjadi plt gubernur Jawa Barat dan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Irjen Martuani Sormin untuk menduduki kursi jabatan plt gubernur Sumatera Utara. Pengusulan dua perwira tinggi Polri itu pun menimbulkan polemik di masyarakat.
(dam)