Sosok Airlangga Hartarto Dinilai Mewakili Selera Milenial

Selasa, 28 November 2017 - 06:09 WIB
Sosok Airlangga Hartarto...
Sosok Airlangga Hartarto Dinilai Mewakili Selera Milenial
A A A
JAKARTA - Desakan agar Musyawarah Nasional Luar biasa (Munaslub) dilaksanakan terus mengalir pasca Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto ditahan KPK. Nama Airlangga Hartarto yang sekarang menjabat sebagai Menteri Perindustrian digadang-gadang sebagai calon kuat pengganti Setnov.

Ketua DPD I Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengatakan, Airlangga Hartarto sosok ideal untuk memimpin Partai Golkar. Menurutnya, gaya kepemimpinan Airlangga cukup baik dan merupakan sosok yang sangat familiar dengan dunia teknologi informasi.

"Sosok Airlangga itu mewakili selera milenial, trendi dan bersahabat, tak berjarak. Dia juga memanfaatkan kecanggihan digital, baik dalam bisnis, organisasi, maupun saat mengemban tugas-tugas negara," ujarnya kepada SINDO, Senin (27/11/2017).

Dia juga menilai, Airlangga memiliki kecerdasan intelektual dalam berkomunikasi dan bergaul. Era milenial adalah era transparan dan dialogis. "Ketua umum harus siap berdialog secara cerdas kapanpun, dimanapun, dan dalam kondisi apapun. Airlangga mempunyai kemampuan untuk itu," ucpnya.

Golkar, sambungnya, akan tetap menjadi pemenang di panggung politik Indonesia ketika dipimpin oleh ketua umum yang mampu membaca tuntutan zaman. "Golkar tak pernah mengalami defisit kader dan tokoh. Bahkan cenderung berlebih. Kelebihan stok itu tak hanya di tingkat nasional tapi juga di daerah," terangnya.

Begitupun dengan Politisi Golkar Meutya Hafid yang mengatakan Golkar harus segera melakukan evaluasi agar ke depannya elektabilitas partai bisa naik. "Kalau kita mendorong Munaslub terlalu cepat kemudian belum siap dan terjadi perpecahan itu juga bahaya," ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR ini menambahkan, Golkar sekarang sangat terbuka dan membolehkan semua pihak berbicara tentang Munaslub. Namun, semua itu harus dikaji lebih mendalam dan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

"Kita masih menunggu, teman-teman harap bersabar karena kita masih melihat mana jalan yang terbaik. Kita tidak mau ada perpecahan lagi. Semua langkah DPP harus dilakukan secara hati-hati, namun tentu dengan mempertimbangkan masukan dari DPD," jelasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Infografis
Yahya Sinwar, Sosok...
Yahya Sinwar, Sosok Keras Kepala yang Dicap Orang Mati Berjalan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved