Panglima TNI dari AU Dinilai Pas dengan Poros Maritim Jokowi

Senin, 13 November 2017 - 14:48 WIB
Panglima TNI dari AU...
Panglima TNI dari AU Dinilai Pas dengan Poros Maritim Jokowi
A A A
JAKARTA - Desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan proses pergantian panglima TNI terus mengalir. Kali ini, desakan itu datang dari Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro.

Menurut Ngasiman, rotasi terhadap panglima TNI itu penting karena Jenderal Gatot Nurmantyo bakal memasuki masa pensiun.

"Maret 2018 kan panglima TNI pensiun. Sudah saatnya sekarang dilakukan rotasi. Rotasi dimaksudkan agar terjadi penyegaran di tubuh TNI," ujar Ngasiman Djoyonegoro, Senin (13/11/2017).

Selain itu menurut dia, rotasi terhadap panglima TNI itu juga penting sebagai upaya menggenjot sejumlah agenda strategis Presiden Jokowi supaya mampu terlaksana sesuai target.

Diakuinya, poros maritim menjadi salah satu agenda strategis yang dimaksud. "Kita semua tahu, agenda strategis Presiden sekarang poros maritim. Rotasi pimpinan TNI juga bagian upaya mewujudkan agenda itu," kata pria yang akrab disapa Simon ini.

Maka itu kata dia, Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo nantinya harus dari Angkatan Udara (AU) atau Angkatan Laut (AL).

Karena berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Panglima TNI sebaiknya dijabat bergantian dari tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat kepala staf angkatan.

"Pergantian tiap-tiap angkatan penting untuk mewujudkan amanah reformasi dan profesionalisme di tubuh TNI," ujar penulis buku berjudul TNI & Ancaman Baru Dunia Pertahanan (2015) itu.

Kendati demikian, dia melihat dari sisi momentum, bahwa TNI AU saat ini memiliki momentum lebih tepat untuk memimpin TNI. Sebab cita-cita Jokowi untuk memperkuat poros maritim diyakini dapat terlaksana dengan maksimal jika pengganti Gatot Nurmantyo dari AU.

"Dari sisi momentum, nakhoda TNI sekarang lebih tepat diberikan kepada Matra Udara. Ini untuk memperkuat poros maritim dunia. Apalagi Matra Darat kan sudah dua kali menjabat," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved