Rekonstruksi Kasus Terorisme, Kelompok Young Farmer Berencana ke Marawi

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 00:03 WIB
Rekonstruksi Kasus Terorisme,...
Rekonstruksi Kasus Terorisme, Kelompok Young Farmer Berencana ke Marawi
A A A
BANDUNG - Detasemen Khusus (Densus) Antitetor 88 Mabes Polri dan Popda Jabar menggelar rekonstruksi pertama kasus terorisme kelompok Young Farmer alias Abu Nakir Shaad di Jalan Babakan Sari RT 05/14, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kamis (26/10/2017).

Di lokasi ini, petugas merekaulang pertemuan Young Farmer dan M Sulton Hakim Khairullah dengan pasangan suami istri Adilatur Rahman (19) dan Anggi alias Khanza alias Kusuma Wardana (24). Di sini mereka membicarakan rencana pindah ke Marawi, Filipina selatan untuk bergabung dengan kelompok ISIS di sana.

Pantauan di lokasi rekonstruksi, Densus 88 menghadirkan tersangka Young Farrmer dan M Sulton. Kedua tersangka teroris anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung Raya itu mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Proses rekonstruksi berlangsung tertutup dan dijaga ketat anggota bersenjata lengkap.

Masyarakat di sekitar Jalan Babakan Sari I dilarang mendekat. Bahkan warga dilarang mengabadikan kegiatan rekonstruksi itu baik foto maupun video. Petugas langsung meminta warga menghapus foto dan video tersebut.

"Di sini kalian bertemu dan ada pembicaraan hijrah (pindah) ke Marawi. Benar itu," kata salah seorang anggota Densus 88 berpakaian preman membacakan adegan rekonstruksi yang diperagakan Young dan Sulton.

Seperti diberitakan, Tim Detasemen Khusus (Densus) Antitetor 88 dan Popda Jabar hari ini menggelar kasus terorisme kelompok Young Farmer, Kamis (26/10/2017). Rekonstruksi berlangsung di lima lokasi, antara lain, kontrakan milik Tukini di Jalan Mekar Sari Dalam I RT 001/016, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Kemudian, toko kimia PT Brataco di Kiaracondong; Pasar Baru, Jalan Otto Iskandardinata; kontrakan Sulton di Jalan Babakan Sari RT 05/18, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong; dan terakhir di rumah kontrakan Yong Farmer di Antapani "Di Pasar Baru, Tim Densus 88 merekonstruksi pembelian kaus lampu petromaks yang merupakan salah satu bahan baku bom," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri menambahkan, lima lokasi rekonstruksi tersebut berada di wilayah hukum Polsek Kiaracondong, Antapani dan Andir. "Selain Polda Jabar, Polrestabes Bandung, pengamanan rekonstruksi juga melibatkan tiga polsek itu," ujar Yusri.
(wib)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved