Terkait OTT Bupati Nganjuk, KPK Juga Amankan Beberapa Orang di Jakarta
Rabu, 25 Oktober 2017 - 19:43 WIB
Terkait OTT Bupati Nganjuk, KPK Juga Amankan Beberapa Orang di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan sejumlah orang di wilayah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Dari pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap, tim KPK juga menangkap beberapa orang di Jakarta.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ada sebanyak 15 orang yang diamankan. Selain unsur kepala daerah, yakni diduga Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, mereka yang diamankan juga berasal dari pejabat (kepala dinas) dan swasta.
"Total sebanyak 15 orang. Selain unsur kepala daerah, juga unsur pejabat atau pegawai setempat dan unsur swasta," ujar Febri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/10/2017).
Informasi yang dihimpun, OTT berlangsung pukul 14.00 WIB. Tiga orang kepala dinas yang diamankan adalah Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata. Informasinya, OTT terkait suap mutasi jabatan dan perizinan analisis mengenai dampak lingkungan hidup.
Karena alasan tim masih bekerja di lapangan, Febri belum bersedia membeberkan motif suap secara detial. Dia hanya mengatakan OTT terjadi saat para pihak melakukan transaksi keuangan.
Febri juga belum bersedia menyebut terang terangan unsur kepala daerah yang ditangkap itu adalah Bupati Taufiqurrahman. Dia hanya memberi klu yang bersangkutan kepala daerah di Jawa Timur. Yang bersangkutan juga pernah terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK.
"Yang bersangkutan (kepala daerah) dulu pernah ditangani KPK," terangnya.
Sekadar mengingatkan, Bupati Nganjuk Taufiqurrahman pernah terbelit kasus korupsi APBD yang ditangani KPK. Namun, yang bersangkutan berhasil lolos setelah gugatan praperadilannya dikabulkan.
Febri menambahkan, dalam OTT ini KPK juga melakukan penyegelan beberapa ruangan di lokasi. Terkait status mereka yang diamankan, yakni apakah ditetapkan tersangka atau saksi, KPK masih menunggu hasil pemeriksaan maksimal 1X 24 jam.
"Tim di lapangan melakukan penyegelan beberapa ruangan. Dan saat ini pemeriksaan masih berlangsung," pungkasnya.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ada sebanyak 15 orang yang diamankan. Selain unsur kepala daerah, yakni diduga Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, mereka yang diamankan juga berasal dari pejabat (kepala dinas) dan swasta.
"Total sebanyak 15 orang. Selain unsur kepala daerah, juga unsur pejabat atau pegawai setempat dan unsur swasta," ujar Febri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/10/2017).
Informasi yang dihimpun, OTT berlangsung pukul 14.00 WIB. Tiga orang kepala dinas yang diamankan adalah Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata. Informasinya, OTT terkait suap mutasi jabatan dan perizinan analisis mengenai dampak lingkungan hidup.
Karena alasan tim masih bekerja di lapangan, Febri belum bersedia membeberkan motif suap secara detial. Dia hanya mengatakan OTT terjadi saat para pihak melakukan transaksi keuangan.
Febri juga belum bersedia menyebut terang terangan unsur kepala daerah yang ditangkap itu adalah Bupati Taufiqurrahman. Dia hanya memberi klu yang bersangkutan kepala daerah di Jawa Timur. Yang bersangkutan juga pernah terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK.
"Yang bersangkutan (kepala daerah) dulu pernah ditangani KPK," terangnya.
Sekadar mengingatkan, Bupati Nganjuk Taufiqurrahman pernah terbelit kasus korupsi APBD yang ditangani KPK. Namun, yang bersangkutan berhasil lolos setelah gugatan praperadilannya dikabulkan.
Febri menambahkan, dalam OTT ini KPK juga melakukan penyegelan beberapa ruangan di lokasi. Terkait status mereka yang diamankan, yakni apakah ditetapkan tersangka atau saksi, KPK masih menunggu hasil pemeriksaan maksimal 1X 24 jam.
"Tim di lapangan melakukan penyegelan beberapa ruangan. Dan saat ini pemeriksaan masih berlangsung," pungkasnya.
(kri)