Eddy Rumpoko Disebut Anak Buahnya Komandan Proyek di Kota Batu

Selasa, 24 Oktober 2017 - 19:11 WIB
Eddy Rumpoko Disebut...
Eddy Rumpoko Disebut Anak Buahnya Komandan Proyek di Kota Batu
A A A
JAKARTA - Wali Kota Batu Jawa Timur nonaktif Eddy Rumpoko disebut sebagai komandan seluruh proyek pengadaan barang dan jasa di daerahnya. Sebelum ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rumpoko merupakan pengendali proyek.

Lancar tidaknya proyek di Kota Batu ada di tangannya. "Dia (Eddy Rumpoko) komandannya," tutur Kepala Bagian Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan kepada wartawan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Edi kembali menjalani pemeriksaan di KPK hari ini. Dia diperiksa sebagai saksi tersangka Eddy Rumpoko. Edi mengaku dicecar dua belas pertanyaan. "Ditanya soal peran. Terkait posisi saya kenapa melakukan itu (suap)," ujarnya.

Dia juga telah ditetapkan tersangka suap. Dia turut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Edi mengaku loyalitas pada pimpinan (Eddy Rumpoko) yang membuatnya ikut terseret.

Loyalitas yang membuatnya tidak bisa menolak perintah pimpinan. Dia berharap, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mendefinisikan ulang makna loyalitas pegawai.

Kata dia, Kemenpan RB perlu memberikan batasan loyalitas pegawai atau anak buah kepada atasan. "Biar tidak ada lagi pegawai yang bernasib seperti saya," katanya.

Mengenai Plt Wali Kota Batu Punjul Santoso yang turut diperiksa sebagai saksi, Edi mengatakan kemungkinan terkait dengan perannya.
Apakah Punjul yang sebelumnya Wakil Wali Kota mengetahui proses pengadaan barang dan jasa hingga terjadinya suap? Edi mengaku tidak tahu menahu.

"Saya tidak tahu. Dia kan hanya wakil, "pungkasnya.

Seperti diketahui, KPK menangkap Eddy Rumpoko terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa. Dalam OTT terungkap suap yang diterima Rumpoko berasal dari fee 10% dari proyek Rp5,26 miliar atau Rp500 juta. Suap diberikan Filipus Djap pengusaha hotel di Kota Batu sekaligus pelaksana proyek.

Dalam OTT, KPK menyita barang bukti uang tunai Rp300 juta yang diduga sisa suap Rp500 juta. KPK juga mengamankan USD10.000 serta satu unit Toyota Alphard milik Rumpoko.

Selain Eddy Rumpoko dan Filipus Djap, KPK juga menetapkan Kepala Bagian Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan sebagai tersangka. Terkait dengan barang bukti mobil Toyota Alphard, KPK juga sempat memeriksa pengurus PSSI pusat Iwan Budianto.
(kri)
Berita Terkait
Baru OTT 2 Kali Sepanjang...
Baru OTT 2 Kali Sepanjang Semester I Tahun 2025, KPK Minta Maaf
Breaking News: OTT Lagi,...
Breaking News: OTT Lagi, KPK Tangkap Pejabat Pengadilan di Surabaya
KPK Lakukan Tangkap...
KPK Lakukan Tangkap Tangan di Jakarta dan Semarang
Selama KPK Berdiri Sudah...
Selama KPK Berdiri Sudah 141 OTT Digelar dan 100% Terbukti di Persidangan
BREAKING NEWS: KPK OTT...
BREAKING NEWS: KPK OTT Pejabat Negara di Yogyakarta dan Jakarta
KPK OTT Pejabat Daerah...
KPK OTT Pejabat Daerah di Kuansing Riau
Berita Terkini
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved