Wiranto Tegaskan Petisi Referendum Kemerdekaan Papua Tak Sah

Jum'at, 29 September 2017 - 16:10 WIB
Wiranto Tegaskan Petisi...
Wiranto Tegaskan Petisi Referendum Kemerdekaan Papua Tak Sah
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto menilai, saat ini pemerintah harus bertempur dengan opini yang menyebutkan seolah-seolah pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak membangun keadilan dan mengabaikan masalah hak asasi manusia (HAM) di Papua.

Sehingga kata Wiranto, muncul penggalangan petisi referendum Papua Barat yang diduga dipresentasikan secara diam-diam oleh pihak tertentu.

"Kemudian yang terakhir ada satu berita bahwa seakan-seakan ada permintaan petisi kemerdekaan Papua dan Papua Barat. Emang betul ada," kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

"Ada dari kelompok separatis yang bergerak di luar, mencoba untuk menyampaikan petisi itu kepada Dubes Venezuela sebagai ketua komisi 24 masalah dekolonisasi," ungkapnya.

Wiranto mengaku pihak pemerintah sudah memberikan jawaban bahwa petisi tersebut tidak sah, dan bisa muncul dari siapa saja. Maka itu, kewajiban pemerintah adalah menjaga integritas kedaulatan Papua dan Papua Barat, supaya tidak diganggu gugat.

Terkait masalah tersebut, Dubes Venezuela sudah menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada pemerintah. Venezuela menolak petisi tersebut. "Dan dia (Venezuela) menolak bahwa ada petisi resmi masuk ke PBB. Itu ga benar itu," tandasnya.

Kabar beredar petisi referendum Papua Barat disampaikan diam-diam ke PBB. Meski pemerintah mengancam akan menangkap dan memenjarakan pihak-pihak yang menggalang petisi, namun diduga dokumen tersebut diselundupkan dari desa ke desa dan diklaim telah ditandatangani oleh 1,8 juta penduduk Papua Barat, yakni lebih dari 70 persen penduduk di provinsi itu.
(maf)
Berita Terkait
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
LIPI: Dialog Damai dan...
LIPI: Dialog Damai dan Bermartabat Adalah Kunci Utama Integrasi Papua
Imparsial: Telusuri...
Imparsial: Telusuri Dugaan Jual Beli Senjata Oknum TNI dengan Separatis
Berita Terkini
Dekopin Tegaskan Komitmen...
Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi melalui Estafet Generasi Muda
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Pesan Prabowo untuk...
Pesan Prabowo untuk Aparat Negara: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Ucapkan 6 Pernyataan sebelum Resmi Mundur dari Jabatan
Profil Febrie Adriansyah,...
Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus Kejagung yang Mundur Sering Ungkap Kasus Kakap
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved