Keluarga Besar Marhaen Tegaskan Dukung Jokowi

Kamis, 24 Agustus 2017 - 20:19 WIB
Keluarga Besar Marhaen...
Keluarga Besar Marhaen Tegaskan Dukung Jokowi
A A A
BANDUNG - Keluarga Besar Marhaen (KBM) menegaskan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo, khususnya dalam menjalankan program-program pembangunan yang tertuang dalam Nawacita.

Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) KBM Jawa Barat Gatot Tjahjono menyatakan, KBM memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan yang dikeluarkan Presiden.

"Kami tekankan, KBM mendukung Presiden Jokowi, khususnya dalam implementasi program-program Nawacita," kata Gatot seusai Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) III KBM, di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/8/2017).

Gatot meminta seluruh kader KBM, khususnya di Jabar untuk berkontribusi dalam pembangunan. Kader-kader KBM, kata dia, harus memiliki prinsip membangun bangsa dan negara demi tegaknya Pancasila dan marhaenisme.

"Ke depan, kader-kader KBM harus lebih baik dari hari ini," ucapnya.

Gatot menambahkan, dalam Munas III KBM 2017 yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, KBM akan mengeluarkan pernyataan politik terkait momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.

"Intinya, kami akan memberikan dukungan kepada calon-calon kepala daerah yang nasionalis dan Pancasilais," tandasnya.

Sementara itu, Ketua umum Dewan Pengurus Nasional (DPN‎) KBM Sudikdo Adi berharap kekuatan KBM tidak disalahgunakan. Sebaliknya, lanjut dia, KBM harus berperan dalam menjaga kebinekaan di Indonesia. "Jangan memperuncing isu-isu SARA, kita harus tetap bersatu," katanya.

Dia pun meminta agar kader-kader KBM terus bekerja keras menggapai kesejahteraan dan berperan untuk mempersempit kesenjangan ekonomi. "Jangan sampai yang kaya semakin kaya. Tolong anak muda bangun bangsa, menanamkan sedikit rasa nasionalisme. Jangan diajari jadi orang lain di negeri sendiri. Pancasila harus dimplementasikan. KBM harus mempelopori itu," paparnya.

Munas III KBM 2017 yang dihadiri pengurus dari seluruh wilayah di Indonesia menjadi ajang konsolidasi sekaligus mengganti kepengurusan baru, ketua umum, dan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART).
(dam)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved