DPP Golkar Gelar Pertemuan Dengan Dewan Kehormatan di Kediaman Habibie
Senin, 24 Juli 2017 - 18:01 WIB
DPP Golkar Gelar Pertemuan Dengan Dewan Kehormatan di Kediaman Habibie
A
A
A
JAKARTA - Jajaran pengurus DPP Partai Golkar merapat ke kediaman Presiden RI ke-3 BJ Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017). Mereka menggelar pertemuan tertutup dengan Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar.
Tampak hadir dalam pertemuan itu, Ketua Partai Golkar Setya Novanto, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid. Sementara itu, dari jajaran Dewan Kehormatan Partai Golkar ada BJ Habibie, Akbar Tanjung, dan Priyo Budi Santoso.
Ditemui usai pertemuan, Novanto mengatakan jajaran pengurus DPP Partai Golkar baru saja menyampaikan laporan terkini terkait perkembangan Partai Golkar termasuk persoalan hukum yang dihadapinya kepada Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar.
"Tadi sudah kita sampaikan secara detail bagaimana program partai dan mengenai langkah-langkah hukum yang akan saya ambil," kata Novanto.
Novanto mengatakan, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, dia meyakini mampu menangani tugas-tugas partai serta tugas-tugas kedewanan. "Dan tentu masalah hukum saya percayakan pada kuasa hukum dan saya menghargai proses hukum," kata Novanto.
Tampak hadir dalam pertemuan itu, Ketua Partai Golkar Setya Novanto, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid. Sementara itu, dari jajaran Dewan Kehormatan Partai Golkar ada BJ Habibie, Akbar Tanjung, dan Priyo Budi Santoso.
Ditemui usai pertemuan, Novanto mengatakan jajaran pengurus DPP Partai Golkar baru saja menyampaikan laporan terkini terkait perkembangan Partai Golkar termasuk persoalan hukum yang dihadapinya kepada Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar.
"Tadi sudah kita sampaikan secara detail bagaimana program partai dan mengenai langkah-langkah hukum yang akan saya ambil," kata Novanto.
Novanto mengatakan, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, dia meyakini mampu menangani tugas-tugas partai serta tugas-tugas kedewanan. "Dan tentu masalah hukum saya percayakan pada kuasa hukum dan saya menghargai proses hukum," kata Novanto.
(pur)