Kriminalisasi HT, Pakar Bahasa Wahya: Isi Pesan Tak Ditujukan pada Pribadi

Minggu, 02 Juli 2017 - 19:05 WIB
Kriminalisasi HT, Pakar...
Kriminalisasi HT, Pakar Bahasa Wahya: Isi Pesan Tak Ditujukan pada Pribadi
A A A
JAKARTA - Pakar Bahasa Indonesia dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Wahya menuturkan, respons Kejagung yang menganggap SMS Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) terhadap Jaksa Yulianto sebagai ancaman lantaran merasa tersindir dari isi pesan tersebut.

“Paling begini barangkali memang kata-kata halus mungkin dianggap mengancam karena seseorang merasa atau mungkin telah melakukan sesuatu yang berkaitan dengan kata-kata tersebut,” katanya, Minggu (2/7/2017).

Wahya mengungkapkan, kata-kata dalam pesan singkat tersebut di antaranya adalah akan memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, transaksional dan suka abuse of power. Kata oknum dalam isi pesan tersebut dinilai bukan ditujukan secara pribadi terhadap Jaksa Yulianto.

“Nah, akhirnya seperti itu jadi kata-kata yang biasa saja seandainya dia berkaitan kegiatan dan kemudian kegiatan itu mungkin negatif ya kemudian ada kata-kata sehalus itu yang biasa saja bisa jadi mengancam. Mungkin penafsiranya sifatnya pengalaman pribadi saja bukan terkait bukan langsung kata yang dianggap mengandung mengancam itu. Karena yang bersangkutan ada pengalaman,” tuturnya.
(pur)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved