Wakil Ketua DPR Tak Ingin Pasal Penodaan Agama Dihapus

Selasa, 16 Mei 2017 - 12:20 WIB
Wakil Ketua DPR Tak...
Wakil Ketua DPR Tak Ingin Pasal Penodaan Agama Dihapus
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan tidak sepakat jika Pasal 156a tentang Penodaan Agama, dihapus dari Kitab ‎Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Pasalnya, masih ada warga yang melakukan penodaan agama walaupun Pasal 156a itu diatur dalam KUHP.

‎"Sesuai dengan harkat dan kepentingan sesama umat beragama, itu kita pertahankan. Enggak perlu direvisi," ujar Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Menurut dia, yang perlu dilakukan justru menerapkan hukum secara adil. "‎Dan jangan melebar ke mana-mana," kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Dia berpendapat, Pasal Penodaan Agama itu berlaku bagi semua umat di Indonesia. "Islam kemudian misalnya menistakan Kristen enggak boleh, Hindu menistakan Budha enggak boleh," ungkapnya.

Diketahui, wacana penghapusan Pasal Penodaan Agama itu muncul setelah Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis dua tahun penjara karena kasus itu.

Adapun yang mengusulkan penghapusan pasal itu dari kalangan dunia internasional. Taufik pun menyayangkan sikap dunia internasional yang terkesan mencampuri urusan hukum di Indonesia.

"‎Apa urusannya? Ini Indonesia, Indonesia jangan kemudian digiring-giring terkesan kita terpecah belah, enggak ada itu. Kemudian Belanda mau ikut campur tangan, ini apa maksudnya, ini negara kita," imbuhnya.

Dia menjelaskan, masyarakat Indonesia masih rukun sejauh ini. "Toleransi masih tinggi, jadi saya harapkan rakyat jangan terbuai dengan mudah digiring pada opini suatu tertentu untuk saling mencurigai atau intoleran," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Trump Dituduh Melakukan...
Trump Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mantan Model
Kronologi Pelecehan...
Kronologi Pelecehan terhadap Jurnalis Perempuan di KRL
Demonstran di Pandeglang...
Demonstran di Pandeglang Diduga Lecehkan Wartawan, Polisi Periksa Saksi
Menag Imbau Panitia...
Menag Imbau Panitia Pengajian Ikut Jaga Keamanan Ulama
Duh, Masih Banyak Saja...
Duh, Masih Banyak Saja Pelecehan Terhadap Pekerja Perempuan
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Sejarah, Puan Maharani...
Sejarah, Puan Maharani Menjadi Ketua DPR 2 Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved