Kemenkumham Usul Pecandu Narkoba Tak Diproses hukum

Kamis, 11 Mei 2017 - 05:13 WIB
Kemenkumham Usul Pecandu...
Kemenkumham Usul Pecandu Narkoba Tak Diproses hukum
A A A
PEKANBARU - Saat ini mayoritas narapidana di Indonesia diisi oleh kasus narkoba, sehingga menyebabkan over kapasitas. Solusi untuk mengurangi padatnya tahanan adalah dengan tidak semua pidana diproses hukum.

Misalnya adalah kasus narkoba. Para pemakai narkoba dipertimbangkan agar kasusnya tidak diproses hukum tetapi bisa direhabilitasi.

"Misalnya, salah satu solusinya mengatasi over kapasitas adalah dengan kasus narkoba yang hanya pemakai tidak harus diproses hukum," ucap Direktur Jenderal HAM Kemenkumham, Mualimin Abdi di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Rabu (10/5/2017).

"Tetapi sebaiknya direhabilitasi oleh BNN ataupun dinas sosial. Tapi kalau sudah pengedar apalagi bandar narkoba harus diproses hukum," imbuhnya.

Selain itu solusi lainnya untuk mengurangi tingginya kapasitas tahanan adalah dengan memberikan percepatan pembebasan bersarat.

"Selain itu bagi terpidana yang sudah lanjut usia dan sakit-sakitan juga dipertimbangkan kemanusiannya agar misalnya diberikan semisal grasi. Saat ini semua tahanan di Indonesia over kapasitas,"imbuhnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Ketua Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM), Nur Kholis yang ikut mendapingi Kemenkumham dalam pengusutan kasus kerusuhan tahanan di Rutan Sialang Bungkuk. "Kasus tipiring (tipiring) seharusnya juga ditahan. Tapi diselesaikan secara mupakat saja," ucapnya.

Terkait hal tersebut, pihak Komnasham bersama Kemenkumham akan mengusulkanya ke Presiden Joko Widodo. "Permasalahan tahanan over kapsitas ini tidak bisa diselesaikan juga oleh satu instasi saja. Harus bersamaan, misalnya Kementerian Sosial, Kemenkumham, BNPT, BNN, dan lainnya. Jadi lintas instansi," tukasnya.
(maf)
Berita Terkait
Carut Marut Pengelolaan...
Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal
Carut Marut Corona Dalam...
Carut Marut Corona Dalam Monolog Gegeh B Setiadi
Carut Marut Bangladesh,...
Carut Marut Bangladesh, Ini Pemimpin yang Didukung AS Menggantikan Sheikh Hasina
Kajari Batu Bara Terima...
Kajari Batu Bara Terima Laporan Carut Marut soal Bansos
Carut Marut Bansos,...
Carut Marut Bansos, Kejatisu Periksa Pihak Terkait di Batubara
Israel Tak Peduli Ekonomi...
Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved