Dikritik Anggaran Pilkada Besar, KPU: Kami Justru Sudah Berhemat

Kamis, 27 April 2017 - 16:07 WIB
Dikritik Anggaran Pilkada...
Dikritik Anggaran Pilkada Besar, KPU: Kami Justru Sudah Berhemat
A A A
JAKARTA - Sejumlah pihak mengkritik besarnya anggaran penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menjelaskan, bahwa anggaran Rp11,3 triliun merupakan kompilasi dari kebutuhan tiap daerah yang diajukan melalui mekanisme Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Anggaran sebesar itu menurut dia, wajar mengingat pilkada diselenggarakan di 17 provinsi 39 kota serta 115 kabupaten. “Wilayahnya besar semua. Kalau yang kemarin (2017) kan kecil-kecil,” ujar Arief saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Menurut Arief, kritik yang disampaikan sejumlah pihak kepada KPU tetap dihargai. Namun demikian, dia meminta agar pihak lain juga memahami bahwa KPU sejatinya telah melakukan upaya penghematan dengan mengurangi kebutuhan yang dianggap tidak diperlukan di setiap kegiatan kepemiluan yang dijalankan.

Dia mencontohkan, harga surat suara yang ditekan hingga harga terendah, agar alokasi anggaran untuk kebutuhan logistik bisa ditekan. “KPU melakukan efisiensi luar biasa. Surat suara dulu harganya RP200-300, sekarang sudah dibawah Rp100. Bahkan Pilkada DKI itu surat suara kira-kira Rp70-75, jauh lebih hemat,” terang Arief.

Seperti diketahui, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR pekan lalu, KPU menyampaikan total kebutuhan anggaran untuk Pilkada Serentak 2018. Dari 171 daerah yang melaporkan pengajuan anggarannya, KPU mencatat setidaknya dibutuhkan anggaran hingga RP11,3 triliun untuk melaksanakan tahapan pilkada mulai persiapan, pemungutan suara hingga penetapan pemenang pilkada.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved