Muhammadiyah Imbau Pilih Kandidat yang Peduli Perjuangan Umat Islam

Senin, 13 Februari 2017 - 20:28 WIB
Muhammadiyah Imbau Pilih...
Muhammadiyah Imbau Pilih Kandidat yang Peduli Perjuangan Umat Islam
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan pernyataan sikapnya terkait pelaksanaan‎ pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 15 Februari 2017 mendatang.

Pernyataan sikap disampaikan Sekretaris Umum Pengurus Muhammadiyah, Abdul Mu'ti di Kantor PP Muhammadiyah, Senin (13/2/2017).

Muhammadiyah berharap pilkada serentak dijadikan proses dan mekanisme politik yang demokratis dan bermartabat dalam memilih memimpin daerah yang terbaik dan menjadi suri teladan bagi kehidupan bangsa.

"Muhammadiyah mengapresiasi dukungan masyarakat, penyelenggara pilkada, pasangan calon dan tim kampanye, media massa dan aparatur keamanan atas terselenggaranya kampanye yang damai, aman, santun, beradab dan berkualitas," tutur Mu'ti saat jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta,‎ Senin (13/2/2017).

Mu'ti mengungkapkan lembaganya berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab dengan pertimbangan dan sikap kritis dan obyektif serta rasional.

Muhammadiyah juga berharap pilkada menjamin proses dan kontestasi demokrasi yang benar-benar berkualitas dengan menjunjung tinggi objektivitas, profesionalitas, amanah, menegakan aturan yang adil, transparan dan tidak memihak salah satu calon.

Muhammadiyah menyerukan semua pasangan calon kepala daerah dan para pendukungnya untuk bersikap jujur, bijaksana, kesatria dan berjiwa besar menerima apapun hasil pilkada.

"Mengimbau kepada persyarikatan untuk menggunakan hak pilihnya dengan memilih kandidat yang berakhlakul mulia, amanah, jujur, bersih, kompeten, dekat dengan rakyat dan peduli terhadap dakwah serta perjuangan umat islam," ujarnya.

‎Tak hanya itu, lanjut Mu'ti, pihaknya meminta aparatur keamanan untuk melindungi, menjamin keamanan dan menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat, khususnya warga negara yang akan menggunakan hak pilih.

"Seluruh warga masyarakat hendaknya menjaga kebersamaan dan kerukunan bahwa perbedaan pilihan politik tidak menjadi faktor keretakan dan disintegrasi sosila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved