Terjemahan Alquran dalam Tiga Bahasa Diluncurkan

Senin, 19 Desember 2016 - 20:54 WIB
Terjemahan Alquran dalam...
Terjemahan Alquran dalam Tiga Bahasa Diluncurkan
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan terjemahan Alquran ke dalam tiga bahasa daerah yaitu bahasa Batak Angkola, bahasa Toraja dan bahasa Mongondow di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta.

Peluncuran dilakukan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin ditandai dengan menempelkan telapak tangannya di icon telapak tangan layar monitor disaksikan Kepala Badan Litbang dan Diklat (Kabalitbangdiklat) Abdurrahman Masud.

Selain terjemahan Alquran ke dalam tiga bahasa daerah itu, Kemenag juga meluncurkan buku Ensiklopedi Pemuka Agama Nusantara. Lukman Hakim mengatakan, terjemahan Alquran ke bahasa daerah mempunyai beberapa manfaat utama.

Pertama, memberi layanan keagamaan bagi masyarakat yang tidak akrab dengan bahasa Indonesia. Kedua, penterjemahan ini diharapkan membantu melestarikan dan pemeliharaan budaya lokal, utamanya bahasa agar tidak punah.

Produk yang diluncurkan juga sangat bermanfaat dalam rangka penguatan budaya Nusantara dan penguatan karakter bangsa. Menurutnya, buku Ensiklopedi Pemuka Agama Nusantara yang diluncurkan memuat entri para pemuka enam agama.

"Ini sangat bermanfaat sebagai penyedia data dan informasi mengenai sejarah hidup para pemuka agama dalam berbagai aspek, minimal secara akademis, sosiologis dan cultural,” kata Lukman Hakim, Senin (19/12/2016).

Secara akademis, kata Lukman, buku bisa dijadikan rujukan biografis pemuka agama sebagai aktor penting dalam pembinaan umat beragama. Selain itu, secara sosiologis dapat dijadikan sebagai bentuk apresiasi secara kultural dan menjadi alat perekat yang memerankan fungsi edukatif, peneladanan dan penguatan peradaban Nusantara.

"Harapan kami, buku ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam upaya penciptaan tata hubungan yang kondusif antarumat beragama,untuk penguatan NKRI," ucapnya.

Kabalitbang dan Diklat Kemenag, Abdurrahman Masud mengatakan, Balitbang dan Diklat Kemenag secara total telah meluncurkan terjemahan Alquran ke dalam sembilan bahasa daerah.

Selain bahasa Batak Angkola, Toraja dan Mongondow, sebelumnya, telah diluncurkan terjemahan Alquran ke dalam Bahasa Sasak, Makassar, Kaili, Jawa Banyumas, Minang, dan Bahasa Dayak.

"Saat ini dalam proses penyelesaian terjemahan Alquran bahasa Bali, Maluku dan Banjar Kalimantan Selatan. InsyaAllah awal-awal tahun depan sudah selesai dan bisa segera diluncurkan," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Nilai IKPA Kemenag Meningkat,...
Nilai IKPA Kemenag Meningkat, Sekretaris Itjen Sebut Pengawasan Jadi Kunci
Sekjen Kemenag Bicara...
Sekjen Kemenag Bicara Kemanusiaan dan Lingkungan di Konferensi Islam ASEAN
Kemenag Target PTKI...
Kemenag Target PTKI Tahun Ini Gelar Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, Apa Itu?
Capai Target 10 Juta,...
Capai Target 10 Juta, Kemenag Revitalisasi Unit Percetakan Al-Qur'an
PaRD Leadership Meeting...
PaRD Leadership Meeting 2025 Bahas Peran Agama dalam Pembangunan Global
Menag Nasaruddin Minta...
Menag Nasaruddin Minta Itjen Cegah Terjadinya Kebocoran dan Pelanggaran
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved