HT: Jangan Terpendam dalam Dogma Berhasil Itu Sulit
Sabtu, 17 Desember 2016 - 07:40 WIB
HT: Jangan Terpendam dalam Dogma Berhasil Itu Sulit
A
A
A
JAKARTA - Mau melakoni atau menjalankan prosesnya menjadi kunci keberhasilan seseorang, dalam hal apa pun termasuk karier. Hal itu dikatakan Chairman and CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT).
"Jangan terpendam dalam dogma 'berhasil itu sulit'. Sukses itu gampang, asal mau mengikuti prosesnya," kata HT saat memberikan arahan di Rakernas MNC Asset Management 2017, di MNC Financial Center, Jakarta, Jumat (16/12/2016).
HT menegaskan, tidak ada orang yang tiba-tiba berhasil. Harus mau dan terus belajar. "Orang hidup itu harus banyak belajar, saya juga terus belajar," tuturnya.
Dia mengungkapkan proses yang harus dilaluinya untuk sampai ke puncak karier. Semuanya dimulai dari nol. Dia membangun usaha dengan seorang karyawan yakni dirinya sendiri.
Setiap harinya, dia bekerja hingga 18 jam. Kini, pria yang meraih gelar Master of Business Administration dari Ottawa, Kanada itu memimpin lebih dari 100 perusahaan dengan lebih dari 37 ribu karyawan.
"Nothing is impossible sepanjang dalam batas kemampuan manusia, asal mau mengikuti prosesnya," ucap HT. (Muhammad Ibrahim)
"Jangan terpendam dalam dogma 'berhasil itu sulit'. Sukses itu gampang, asal mau mengikuti prosesnya," kata HT saat memberikan arahan di Rakernas MNC Asset Management 2017, di MNC Financial Center, Jakarta, Jumat (16/12/2016).
HT menegaskan, tidak ada orang yang tiba-tiba berhasil. Harus mau dan terus belajar. "Orang hidup itu harus banyak belajar, saya juga terus belajar," tuturnya.
Dia mengungkapkan proses yang harus dilaluinya untuk sampai ke puncak karier. Semuanya dimulai dari nol. Dia membangun usaha dengan seorang karyawan yakni dirinya sendiri.
Setiap harinya, dia bekerja hingga 18 jam. Kini, pria yang meraih gelar Master of Business Administration dari Ottawa, Kanada itu memimpin lebih dari 100 perusahaan dengan lebih dari 37 ribu karyawan.
"Nothing is impossible sepanjang dalam batas kemampuan manusia, asal mau mengikuti prosesnya," ucap HT. (Muhammad Ibrahim)
(zik)