PBNU Sebut Salat Jumat di Jalan Tidak Sah

Minggu, 27 November 2016 - 15:58 WIB
PBNU Sebut Salat Jumat...
PBNU Sebut Salat Jumat di Jalan Tidak Sah
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai, salat Jumat di jalanan tidak sah. ‎Maka itu, umat Islam yang ikut Aksi Bela Islam III pada Jumat 2 Desember 2016 mendatang, untuk tidak salat Jumat di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta.

"Menurut bahtsul (kajian) NU menganalisis dari kitab kuning, tidak sah (salat Jumat di jalan). Tidak sah salat Jumat kecuali di bangunan, yaitu masjid maksudnya," kata Ketua‎ Umum PBNU Said Aqil Siradj‎ di Kantornya, Kramat Raya, Jakarta, Minggu (27/11/2016).

Dirinya‎ menambahkan, jika memang sedang dilanda musibah seperti bencana alam, sehingga tidak bisa menunaikan salat Jumat, maka diganti dengan salat Dzuhur seperti biasa empat rokaat.

"Seandainya masjid itu hancur karena gempa bumi atau longsor, Sholat Zuhur 4 roka'at. Itu begitu," tuturnya.

Maka itu, dia ‎mengimbau kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak ikut demonstrasi pada 2 Desember nanti, karena mengganggu masyarakat lain yang beraktifitas sehari-hari.

Pasalnya, resikonya sangat besar dengan menghabiskan waktu, energi, uang dan tenaga. ‎"Yang ngajar, yang ngasih kuliah, yang ke kantor bekerja saja, yang dagang ya dagang, jangan ikut demo," tuturnya.

Dia menegaskan, warga NU siap membantu pihak Polri untuk mengamankan‎ jalannya aksi unjuk rasa 2 Desember 2016. Padahal, kata dia, tuntutannya sudah terpenuhi yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

‎"Ya harus mengamankan dan NU siap bersama polisi kalau dimintai bantuan. Menurut saya toh tuntutannya lagi diproses, yang diharapkan Basuki Tjahaja Purnama itu diproses hukum sedang berjalan, jadi apa lagi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Manajemen Arema FC Tidak...
Manajemen Arema FC Tidak Empati, Aremania Minta Maaf kepada Insan Sepak Bola Indonesia
Pilkada Dipastikan Digelar...
Pilkada Dipastikan Digelar Desember, Jokowi Sudah Teken Perppu
Mengapa 22 Desember...
Mengapa 22 Desember Diperingati sebagai Hari Ibu? Ini Sejarah Lengkapnya
Mantan Ketua Komisi...
Mantan Ketua Komisi II DPR Minta Pilkada Serentak Ditunda hingga 2021
ST-20 Bakal Lawan Kotak...
ST-20 Bakal Lawan Kotak Kosong, Tim Pemenangan: Itu Cuma Isue
Perppu Diteken Jokowi,...
Perppu Diteken Jokowi, Pilkada Serentak Digelar Desember
Berita Terkini
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved