Selain Lima Orang di Bekasi, Densus Juga Tangkap Pria di Kalideres
Jum'at, 18 November 2016 - 16:19 WIB
Selain Lima Orang di Bekasi, Densus Juga Tangkap Pria di Kalideres
A
A
A
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap seorang pria di Kalideres, Jakarta Barat. Pria itu diduga terlibat aksi terorisme dan anggota Islamic State Iraq and Syria atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Riwanto menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Jumat (18/11/2016) pukul 09.30 WIB. "Pelau diketahui bernama WS kelahiran Jakarta," kata Rikwanto.
Sampai saat ini, Tim Densus 88 dan Gegana Mabes Polri masih melakukan penggeledahan di lokasi penangkapan.
Di Kabupaten Bekasi, Densus juga menangkap lima orang. Kelimanya bertempat tinggal di di Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu.
"Iya ada penangkapan dan masih dalam pemeriksaan Densus 88," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Jumat (18/11/2016). (Baca juga: Densus 88 Tangkap Lima Orang di Bekasi)
Dalam penangkapan tersebut, Boy menjelaskan ada lima yang diduga terlihat jaringan teroris, yakni WW, S, R, D dan AU. "Ada lima orang, semuanya diperiksa Densus," katanya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Riwanto menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Jumat (18/11/2016) pukul 09.30 WIB. "Pelau diketahui bernama WS kelahiran Jakarta," kata Rikwanto.
Sampai saat ini, Tim Densus 88 dan Gegana Mabes Polri masih melakukan penggeledahan di lokasi penangkapan.
Di Kabupaten Bekasi, Densus juga menangkap lima orang. Kelimanya bertempat tinggal di di Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu.
"Iya ada penangkapan dan masih dalam pemeriksaan Densus 88," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Jumat (18/11/2016). (Baca juga: Densus 88 Tangkap Lima Orang di Bekasi)
Dalam penangkapan tersebut, Boy menjelaskan ada lima yang diduga terlihat jaringan teroris, yakni WW, S, R, D dan AU. "Ada lima orang, semuanya diperiksa Densus," katanya.
(dam)