Mensos Minta Format Hari Santri Bertujuan Bela Negara

Senin, 24 Oktober 2016 - 15:39 WIB
Mensos Minta Format...
Mensos Minta Format Hari Santri Bertujuan Bela Negara
A A A
JAKARTA - Peringatan Hari Santri Nasional yang dicetuskan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi), untuk mengingatkan seruan jihad yang disampaikan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari kepada kalangan santri.

Hal itu dikatakan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menilai. Menurutnya, waktu itu ‎Hasyim Asyari meminta kalangan pemuda khususnya santri melakukan perlawanan atau bela negara terhadap penjajahan kolonial.

‎"Jadi membela negara kebayang enggak, kita baru merdeka dua bulan tiba-tiba sekutu datang lagi ke Surabaya lalu fatwanya seruannya KH Hasyim Asyhari itu menyampaikan, bela negara wajib (hukumnya)‎," kata Khofifah di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Khofifah mengatakan, ‎waktu itu KH Hasyim Asyari meminta agar kalangan santri se-Jawa dan Madura untuk turun ke lapangan mengusir dan melawan penjajah.

‎"Maka format hari santri harus dalam format penguatan bela negara," tandas Khofifah.
(maf)
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved