Mensos Beri Penghargaan pada Peringatan Hari Lansia Internasional

Selasa, 04 Oktober 2016 - 13:33 WIB
Mensos Beri Penghargaan...
Mensos Beri Penghargaan pada Peringatan Hari Lansia Internasional
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa membeikan penghargaan kepada sejumlah pihak pada acara peringatan Hari Lansia Internasional 2016 di Jakarta, hari ini.

Penghargaan itu diberikan kepada individu pejabat negara, individu masyarakat, keluarga, kelompok, lembaga kesejahteraan sosial (LKS).

Untuk kategori pejabat negara, penghargaan diberikan kepada Gubernur Daerah Istimewa Aceh Zaini Abdullah, Gubernur Banten Rano Karno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Sementara untuk kategori masyarakat diberikan kepada Sutinah (Sulawesi Tenggara), Abdul Satar (Jambi), dan Mulyaningsih (Sumatera Selatan). Kategori Keluarga kepada Apriana M F Patti Kawandun (NTT) dan Moh. Syifa.

Untuk kategori kelompok diberikan kepada Lumintu pimpinan Slamet Riyadi (Banten) dan Karang Werdha Yudistira (Jawa Timur). Kategori LKS diserahkan kepada Yayasan Hargo Dadali (Jawa Timur), Yayasan Al Aziz (Sulawesi Tenggara) dan Yayasan Panti Jompo Al Huda Syuhada Cot Plieng (DI Aceh).

Penilaian dilakukan tim yang beranggotakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Hasyim Muzadi, Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial Haryono Suyono, Staf Khusus Menteri Sosial DR Mas'ud, dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Marzuki.

Khusus kategori pejabat, pemberian penghargaan tidak dikompetisikan melainkan diberikan terkait tugas dan fungsi dalam kedudukannnya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia (lansia).

Pemberian penghargaan kepada pegiat kesejahteraan sosial lanjut usia bertujuan untuk menghargai jasa mereka dalam peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia.

Selain itu penghargaan juga untuk memotivasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia, meningkatkan jangkauan dan kualitas pelayanan sosial lansia.

Selain itu juga untuk menumbuh kembangkan sikap keteladanan seseorang, keluarga, kelompok, lembaga kesejahteraan sosial dan organisasi kemasyarakatan dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia.

Dalam sambutannya, Khofifah mengungkapkan, Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030.

Jumlah lansia di Indonesia diperkirakan meningkat dari 18 juta pada tahun 2010 menjadi 48 juta pada 2030 dan 80 juta lansia pada 2050.

"Realitas tersebut bisa menjadi bonus demografi, tetapi bisa pula menjadi bencana jika mereka tidak diberdayakan," tutur Khofifah di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Menurut dia, negara dan keluarga memiliki tugas untuk meningkatkan layanan yang terbaik bagi lansia agar kualitas hidupnya meningkat.
(dam)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved