Sekjen IAI: Distribusi dan Sertifikasi Obat Masih Kurang Maksimal

Sabtu, 10 September 2016 - 15:05 WIB
Sekjen IAI: Distribusi...
Sekjen IAI: Distribusi dan Sertifikasi Obat Masih Kurang Maksimal
A A A
JAKARTA - Mencuatnya kasus peredaran obat palsu membuat‎ kalangan masyarakat menjadi resah. Pemerintah diminta mengambil tindakan cepat agar peredaran obat palsu itu bisa dihentikan.

Sekjen Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) ‎Novendri mengatakan, munculnya obat palsu karena distribusi dan penyerahan obat selama ini belum tertib.

‎"Sehingga ada peluang orang dapat obat gampang‎," ujar Novendri dalam diskusi Polemik SindoTrijayaFM bertajuk 'Obat Palsu, Siapa Mau?' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9/2016).

Novendri mengaku pihaknya sudah menyarankan kepada pemerintah agar layanan farmasi harus disertifikasi. Selain itu, distribusi obat juga sesuai cara pembuatan obat yang baik (CPOB), sehingga ada kepastian mutu.

Ia menambahkan, sejauh ini pengawasan terhadap distribusi dan sertifikasi obat masih kurang maksimal. Karenanya, dia berharap pengawasan obat yang dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) lebih ditingkatkan.

"Distribusi itu kan kerja sama BPOM dengan Dinkes. Kami dalam menjaga apoteker di distribusi dan pelayanannya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pabrik Obat-obatan Ilegal...
Pabrik Obat-obatan Ilegal Digerebek Polisi di Malang, Temuannya Mengejutkan
Menelusuri Jejak Penggunaan...
Menelusuri Jejak Penggunaan Obat-obatan di Gua Afrika 15.000 Tahun Lalu
Kebutuhan Meningkat,...
Kebutuhan Meningkat, Indonesia Masih Impor Albumin dari Luar Negeri
Obat Vertigo yang Bisa...
Obat Vertigo yang Bisa Dibeli di Apotek, Apa Saja? Ini Daftarnya
BPOM Semarang Musnahkan...
BPOM Semarang Musnahkan Ribuan Dus Obat-obatan Tradisional Ilegal Senilai Rp230 Juta
Obat Diabetes Metformin...
Obat Diabetes Metformin Aman untuk Ginjal, Ini Bukti Penelitiannya
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved