Jadi Kapolri, Tito Jangan Hanya Fokus Berantas Terorisme
Sabtu, 02 Juli 2016 - 16:59 WIB
Jadi Kapolri, Tito Jangan Hanya Fokus Berantas Terorisme
A
A
A
JAKARTA - Rapat Paripurna DPR pada 27 Juni 2016 menyetujui Komisaris Jenderal Polisi Tito Karnavian menjadi Kapolri.
Dengan demikian, tidak lama lagi Tito akan mengisi kursi orang nomor satu di Polri, menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang memasuki masa pensiun.
Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf berpendapat ada lima tugas besar Tito saat menjabat sebagai Kapolri nanti. Adapun lima tugas yang harus dijalani Tito, yakni memberantas kejahatan narkoba, hak asasi manusia (HAM), lingkungan hidup, korupsi dan terorisme.
"Itu semua harus jadi perhatian meskipun Pak Tito berasal dari BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), jangan terlalu fokus pada terorisme," kata Asep Warlan kepada Sindonews, Sabtu (2/7/2016).
Asep mengakui pemberantasan terorisme merupakan hal penting. Namun, Tito harus menjalankan kelima tugas tersebut secara maksimal.
"Kalau bisa tangani selain teroris mungkin citra Tito yang sudah baik nantinya akan membuat citra Tito lebih besar dari saat ini," ujar Asep. (Baca juga: Dua Pesan Jenderal Badrodin untuk Tito Karnavian)
Dia mengatakan, Polri jangan hanya terkesan melakukan pengejaran teroris, tapi juga mengatasi berbagai permasalahan yang menjadi tugas kepolisian. (Baca juga: Tito Karnavian Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Korupsi)
Dengan demikian, tidak lama lagi Tito akan mengisi kursi orang nomor satu di Polri, menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang memasuki masa pensiun.
Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf berpendapat ada lima tugas besar Tito saat menjabat sebagai Kapolri nanti. Adapun lima tugas yang harus dijalani Tito, yakni memberantas kejahatan narkoba, hak asasi manusia (HAM), lingkungan hidup, korupsi dan terorisme.
"Itu semua harus jadi perhatian meskipun Pak Tito berasal dari BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), jangan terlalu fokus pada terorisme," kata Asep Warlan kepada Sindonews, Sabtu (2/7/2016).
Asep mengakui pemberantasan terorisme merupakan hal penting. Namun, Tito harus menjalankan kelima tugas tersebut secara maksimal.
"Kalau bisa tangani selain teroris mungkin citra Tito yang sudah baik nantinya akan membuat citra Tito lebih besar dari saat ini," ujar Asep. (Baca juga: Dua Pesan Jenderal Badrodin untuk Tito Karnavian)
Dia mengatakan, Polri jangan hanya terkesan melakukan pengejaran teroris, tapi juga mengatasi berbagai permasalahan yang menjadi tugas kepolisian. (Baca juga: Tito Karnavian Akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Korupsi)
(dam)