Alasan Jokowi Perlu Pertimbangkan Budi Gunawan Posisi Kapolri
Rabu, 01 Juni 2016 - 15:25 WIB
Alasan Jokowi Perlu Pertimbangkan Budi Gunawan Posisi Kapolri
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta mempertimbangkan kembali Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan untuk posisi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol Badrodin Haiti yang memasuki usia pensiun.
Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang mengatakan, secara hukum dan merujuk dari praperadilan yang dilakukan sebelumnya sudah menegaskan bahwa Budi Gunawan dinyatakan tidak bersalah.
"Sudah tidak ada lagi alasan atau hambatan Pak BG untuk di sodorkan menjadi Kapolri," ujar Junimart kepada Sindo, Rabu (1/6/2016).
Namun dia mengakui keputusan siapa yang menjadi Kapolri adalah hak prerogatif Jokowi selaku Presiden. Dirinya di Komisi III DPR sekarang dalam posisi menunggu sikap Jokowi untuk menyodorkan nama calon Kapolri selanjutnya dilakukan fit and proper test. (Baca: PDIP Ngotot Minta Budi Gunawan Dilantik Jadi Kapolri)
"Kami di parlemen menunggu saja. Tentunya harus sosok yang betul-betul tidak bermasalah," ucapnya.
Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang mengatakan, secara hukum dan merujuk dari praperadilan yang dilakukan sebelumnya sudah menegaskan bahwa Budi Gunawan dinyatakan tidak bersalah.
"Sudah tidak ada lagi alasan atau hambatan Pak BG untuk di sodorkan menjadi Kapolri," ujar Junimart kepada Sindo, Rabu (1/6/2016).
Namun dia mengakui keputusan siapa yang menjadi Kapolri adalah hak prerogatif Jokowi selaku Presiden. Dirinya di Komisi III DPR sekarang dalam posisi menunggu sikap Jokowi untuk menyodorkan nama calon Kapolri selanjutnya dilakukan fit and proper test. (Baca: PDIP Ngotot Minta Budi Gunawan Dilantik Jadi Kapolri)
"Kami di parlemen menunggu saja. Tentunya harus sosok yang betul-betul tidak bermasalah," ucapnya.
(kur)