Mahyudin Siap jika Diminta Setya Novanto Masuk Kepengurusan Golkar
Selasa, 17 Mei 2016 - 20:57 WIB
Mahyudin Siap jika Diminta Setya Novanto Masuk Kepengurusan Golkar
A
A
A
BALI - Setya Novanto berhasil merebut posisi Ketua Umum Partai Golkar dengan menyingkirkan tujuh pesaingnya di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Tujuh pesaingnya dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) itu adalah, Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Aziz Syamsuddin, Syarul Yasin Limpo, Indra Bambang Utoyo dan Priyo Budi Santoso.
Mahyudin mengaku siap ditempatkan diposisi manapun oleh Ketua Umum Partai Golkar terpilih Setya Novanto. Baginya hal terpenting adalah tetap bisa berkarya di Partai Golkar.
"Saya kira terserah ketua umum, pada prinsipnya saya juga punya pengalaman panjang di organisasi, punya stamina bagus. Saya siap ditempatkan di eksekutif partai tapi di mana saja enggak masalah," ujar Mahyudin di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5/2016).
Wakil Ketua MPR ini menambahkan, selama ini dirinya sangat menghormati Setya Novanto di Partai Golkar. "Dari dulu sudah bilang kalau Novanto maju, saya enggak mau maju karena tidak mau lawan dia. Ketika di Bali kita maju terus, kita ketemu saya bilang saya enggak mungkin lawan abang," ucapnya. (Baca: Setya Diminta Akomodir Tujuh Pesaingnya dalam Kepengurusan Golkar)
Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical meminta Setya Novanto mengakomodir tujuh pesaingnya dalam kepengurusan partai.
Mahyudin mengaku siap ditempatkan diposisi manapun oleh Ketua Umum Partai Golkar terpilih Setya Novanto. Baginya hal terpenting adalah tetap bisa berkarya di Partai Golkar.
"Saya kira terserah ketua umum, pada prinsipnya saya juga punya pengalaman panjang di organisasi, punya stamina bagus. Saya siap ditempatkan di eksekutif partai tapi di mana saja enggak masalah," ujar Mahyudin di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5/2016).
Wakil Ketua MPR ini menambahkan, selama ini dirinya sangat menghormati Setya Novanto di Partai Golkar. "Dari dulu sudah bilang kalau Novanto maju, saya enggak mau maju karena tidak mau lawan dia. Ketika di Bali kita maju terus, kita ketemu saya bilang saya enggak mungkin lawan abang," ucapnya. (Baca: Setya Diminta Akomodir Tujuh Pesaingnya dalam Kepengurusan Golkar)
Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical meminta Setya Novanto mengakomodir tujuh pesaingnya dalam kepengurusan partai.
(kur)