Setya Diminta Akomodir Tujuh Pesaingnya dalam Kepengurusan Golkar
Selasa, 17 Mei 2016 - 20:35 WIB
Setya Diminta Akomodir Tujuh Pesaingnya dalam Kepengurusan Golkar
A
A
A
BALI - Ketua Umum Partai Golkar terpilih Setya Novanto diminta mengakomodir tujuh pesaingnya dalam jajaran kepengurusan. Harapannya perjalanan Partai Golkar ke depan menjadi lebih baik.
Tujuh pesaingnya dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) itu adalah, Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Aziz Syamsuddin, Syarul Yasin Limpo, Indra Bambang Utoyo dan Priyo Budi Santoso.
"Semuanya harus dilibatkan," ujar Ketua Dewan Pembina Partaiā Golkar, Aburizal Bakrie di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5/2016).
Pria yang biasa disapa Ical ini menambahkan, posisinya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar tidak perlu dipolemikan. Menurutnya, posisi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar juga ada di era kepemimpinan Soeharto. (Baca: Putusan Munaslub, Ical Diberi Posisi Ketua Dewan Pembina Golkar)
Dia menjelaskan ada perbedaan menyangkut kewenangan Dewan Pembina era Soeharto dengan yang sekarang. "Kalau Pak Harto bisa batalkan keputusan, kalau saya enggak bisa," jelasnya.
Tujuh pesaingnya dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) itu adalah, Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Aziz Syamsuddin, Syarul Yasin Limpo, Indra Bambang Utoyo dan Priyo Budi Santoso.
"Semuanya harus dilibatkan," ujar Ketua Dewan Pembina Partaiā Golkar, Aburizal Bakrie di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5/2016).
Pria yang biasa disapa Ical ini menambahkan, posisinya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar tidak perlu dipolemikan. Menurutnya, posisi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar juga ada di era kepemimpinan Soeharto. (Baca: Putusan Munaslub, Ical Diberi Posisi Ketua Dewan Pembina Golkar)
Dia menjelaskan ada perbedaan menyangkut kewenangan Dewan Pembina era Soeharto dengan yang sekarang. "Kalau Pak Harto bisa batalkan keputusan, kalau saya enggak bisa," jelasnya.
(kur)