Nurdin Halid Luruskan Mekanisme Pemilihan Ketum Golkar

Minggu, 15 Mei 2016 - 18:38 WIB
Nurdin Halid Luruskan...
Nurdin Halid Luruskan Mekanisme Pemilihan Ketum Golkar
A A A
BALI - Ketua sidang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, Nurdin Halid meluruskan munculnya wacana pemilihan ketua umum (ketum) Golkar dengan mekanisme terbuka dan tertutup yang sempat menjadi polemik di arena munaslub.

Nurdin mengatakan, Golkar tidak mengenal mekanisme pemilihan ketum dengan cara terbuka atau tertutup.

"Yang kita kenal itu adalah, pemilihan ketua umum dilaksanakan secara langsung, umum bebas dan rahasia. Kalimatnya begitu, di dalam Pasal 25 Ayat 1 tata tertib yang sudah disahkan," kata Nurdin di arena Munaslub, Nusa Dua, Bali, Minggu (15/5/2016).

Nurdin pun tak mau terseret dengan perdebatan antara mekanisme pemilihan terbuka maupun tertutup. "Kalau rahasia berarti tidak ada orang yang boleh lihat, kan gitu. Jadi bukan tertutup, terbuka," ucap Nurdin.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum PSSI itu menjelaskan, pihak Steering Committee (SC) telah menyiapkan sejumlah peralatan teknis berupa bilik suara, kotak suara, hingga kertas suara untuk mendukung jalannya pemilihan ketum yang bebas dan rahasia.

Menurut Nurdin, tata tertib pemilihan Ketum Golkar baru akan disepakati pada rapat paripurna ke-6 munaslub yang membahas soal tata cara dan kriteria pemilihan calon ketum.

"Nanti ada forumnya untuk bahas itu," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved