Status Saut Situmorang di KPK Diminta Ditinjau Ulang

Sabtu, 07 Mei 2016 - 14:24 WIB
Status Saut Situmorang...
Status Saut Situmorang di KPK Diminta Ditinjau Ulang
A A A
JAKARTA - Pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di salah satu stasiun televisi swasta memancing reaksi keras dari kalangan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pernyataan Saut dianggap mencederai keluarga besar HMI.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Mulyadi P Tamsir menegaskan, Suat Situmorang tidak berhak mengklaim semua alumni HMI yang menjadi pejabat melakukan tindak pidana korupsi. Perntaan Saut Situmorang dinilai sangat tendensius terhadap HMI.

"Untuk itu kami mengecam keras pernyataan tersebut, dan kami menganggap bahwa pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang pimpinan KPK. Untuk itu kami meminta dewan penasihat, Komite Etik KPK, dan Komisi III DPR untuk meninjau kembali kelayakan dan integritas Saut Situmorang sebagai pimpinan KPK," ujar Mulyadi dalam siaran persnya yang diterima Sindonews, Sabtu (7/5/2016).

Dia mengingatkan Saut Situmorang perlu belajar sejarah lagi. Menurutnya, sejak didirikan 5 Februari 1947, HMI sudah menyatakan sikap untuk memegang teguh komitmen keumatan dan kebangsaan. Lanjutnya, HMI selalu hadir pada setiap perjalanan bangsa Indonesia mulai dari mempertahankan kemerdakaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melawan PKI hingga tumbuhnya orde baru, serta lahirnya reformasi.

"Saut Situmorang kembali belajar tentang sejarah Republik Indonesia dan sejarah pegerakan kemahasiswaan dan pemuda," ucapnya.

Pihaknya berjanji segera melaporkan Saut Situmorang ke polisi atas ucapannya di depan publik. "Atas nama PB HMI, kami menginstruksikan pada seluruh Badko dan seluruh cabang se-Indonesia untuk melaporkan pernyataan Shony Saut Situmorang kepada pihak kepolisian setempat. Badko ke Polda, dan cabang ke polresta/polres secara serentak pada hari Senin, 09 Mei 2016," tandasnya. (Baca: Tidak Ada Jaminan KPK Jilid IV Berhasil)

Berikut pernyataan Saut Situmorang dalam kesempatan di acara stasiun televisi swasta yang mengundang reaksi keras di kalangan HMI "mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau di HMI minimal LK I, tetapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat".
(kur)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved