Wacanakan Ani Yudhoyono Nyapres, Demokrat Tes Respons Pasar

Kamis, 17 Maret 2016 - 15:22 WIB
Wacanakan Ani Yudhoyono...
Wacanakan Ani Yudhoyono Nyapres, Demokrat Tes Respons Pasar
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat mewacanakan memasang istri Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono dalam pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, beredarnya nama Ani dinilai sebagai wacana uji publik Demokrat untuk merespons pasar politik.

"Setelah menyerap, respons pasar mulai dari respons mendukung dan menyindir dan ada yang meremehkan, bahkan mem-bully Ibu Ani," kata Pangi kepada Sindonews, Kamis (17/3/2016).

Menurut Pangi, ada dua hal untuk mencermati wacana pencapresan Ani sebagai calon presiden dari Demokrat. Pertama, posisi Ani tak bisa dipandang sebelah mata di kancah politik nasional.

(Baca juga: Pilpres 2019, Jokowi Diperingatkan Hati-hati Hadapi Ani Yudhoyono)


Menurutnya, keberhasilan saat SBY berkuasa tak bisa dipisahkan dari pengaruh dan kontribusi istrinya, meski keberhasilan SBY dalam memerintah tak sepenuhnya berhasil 100 persen.

"The real presiden, keberhasilan SBY tidak terlepas dari kontribusi pikiran Ibu Ani," paparnya.

Kedua kata Pangi, wacana pencapresan Ani yang digaungkan dari sekarang dianggap strategi jitu guna mengenalkan calon kepada masyarakat. Semuanya dimaksudkan sebagai strategi marketing politik.

"Lantaran realitas politik bahwa suaminya, SBY, tidak mungkin dicalonkan kembali, meski sebagian masyarakat merindukan sosok SBY," ucap Pangi.

Menurut Pangi, SBY dan Demokrat tengah memainkan branding politik seperti yang dilakukan Bill Clinton yang memasang istrinya, Hillary Clinton untuk bertarung di Pemilu Presiden Amerika Serikat.

"Output-nya mempersiapkan dari sekarang langkah-langkah politik untuk menenggelamkan atau menyalip derajat popularitas dan elektibilitas siapa yang menjadi penentang Ani, seperti calon incumbent," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved