Golkar Segera Serahkan Susunan Kepengurusan Baru ke Kemenkumham
Selasa, 08 Maret 2016 - 16:43 WIB
Golkar Segera Serahkan Susunan Kepengurusan Baru ke Kemenkumham
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Tantowi Yahya menyatakan pihaknya akan mendaftarkan susunan kepengurusan partai berlambang pohon beringin yang baru kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Tantowi menjelaskan, susunan kepengurusan baru itu diajukan menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono. Menurut Tantowi, susunan pengurus itu akan berisi gabungan personel dari kubu Munas Bali dan Ancol.
"Dalam waktu dekat susunan kepengurusan itu kami serahkan ke Kemenkumham," ujar Tantowi kepada Sindonews, Selasa (8/3/2016).
Sebagaimana dimandatkan Undang-undang Partai Politik, kata Tantowi, pemerintah harus mengeluarkan SK paling lambat 10 hari setelah susunan kepengurusan diajukan.
"Susunan kepengurusan ini kami bentuk sebagaimana mandat pemerintah untuk lakukan rekonsiliasi," ucap Tantowi.
Saat disinggung soal penyelenggaraan Munas rekonsiliasi, Tantowi menambahkan, Munas akan tetap dilaksanakan pada tahun 2016 di bawah bendera DPP Partai Golkar hasil Munas Bali.
"Jadi namanya Munaslub, karena Munas dilakukan tidak tepat pada waktunya. Dilakukan di bawah bendera DPP Golkar hasil Munas Bali," tandas Tantowi.
PILIHAN:
Bareskrim Tetapkan Adik BW Jadi Tersangka Kasus Mobile Crane
Mundurnya Munas Golkar Berimbas ke Pilkada 2017
Tantowi menjelaskan, susunan kepengurusan baru itu diajukan menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono. Menurut Tantowi, susunan pengurus itu akan berisi gabungan personel dari kubu Munas Bali dan Ancol.
"Dalam waktu dekat susunan kepengurusan itu kami serahkan ke Kemenkumham," ujar Tantowi kepada Sindonews, Selasa (8/3/2016).
Sebagaimana dimandatkan Undang-undang Partai Politik, kata Tantowi, pemerintah harus mengeluarkan SK paling lambat 10 hari setelah susunan kepengurusan diajukan.
"Susunan kepengurusan ini kami bentuk sebagaimana mandat pemerintah untuk lakukan rekonsiliasi," ucap Tantowi.
Saat disinggung soal penyelenggaraan Munas rekonsiliasi, Tantowi menambahkan, Munas akan tetap dilaksanakan pada tahun 2016 di bawah bendera DPP Partai Golkar hasil Munas Bali.
"Jadi namanya Munaslub, karena Munas dilakukan tidak tepat pada waktunya. Dilakukan di bawah bendera DPP Golkar hasil Munas Bali," tandas Tantowi.
PILIHAN:
Bareskrim Tetapkan Adik BW Jadi Tersangka Kasus Mobile Crane
Mundurnya Munas Golkar Berimbas ke Pilkada 2017
(kri)