Bamsoet Tegaskan Golkar Bukan Partai Terlarang

Selasa, 05 Januari 2016 - 09:24 WIB
Bamsoet Tegaskan Golkar...
Bamsoet Tegaskan Golkar Bukan Partai Terlarang
A A A
JAKARTA - Dorongan untuk menggelar kembali Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar untuk menyelesaikan polemik kepengurusan dan konflik dualisme partai semakin meluas.

Mulai dari usulan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, Generasi Muda Partai Golkar hingga Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga politikus senior Partai Golkar.

Bendahara Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) Bambang Soesatyo mengaku santai usulan tersebut. Pasalnya saat ini partai beringin masih memiliki legalitas dari pemerintah.

"Golkar tetap legal. Siapa yang bisa melarang? Apa pemerintah berani keluarkan Keppres Golkar partai terlarang? Enggak juga kan," ujar Bamsoet saat dikonfirmasi, Selasa (5/1/2016).

Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR itu menilai, selama belum ada larangan resmi bahwa Golkar partai terlarang, maka legal kepengurusan Munas Riau sebagai pengendali partai.

Dia mengungkapkan, kepengurusan Riau sudah membuat Munas di Bali yang tinggal menunggu pengesahannya dari Kemenkumham. Meski sebelumnya telah mendaftarkan kepengurusan Munas Bali.

Bamsoet mengaku pihaknya kembali mendaftarkan kepengurusan tersebut pada Minggu 3 Januari 2016 ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pasalnya, ada beberapa kubu Agung Laksono yang diakomodir oleh kubu Ical.

"Sudah lama didaftarkan. Tapi minggu didaftarkan kembali karena harus mengakomodir beberapa pengurus dari pihak Ancol," ucap Anggota Komisi III DPR itu.

Maka itu, pihaknya mengaku santai menanggapi adanya dorongan kembali menggelar munas. Menurut Bamsoet yang panik dan mendorong menggelar munas sendiri adalah Golkar kubu Agung Laksono.

"Wajar kalau mereka panik. Karena mereka yang di kubu Ancol hasil munas abal-abal itu sekarang seperti layangan putus. Kalau ada yang bilang fraksi jadi ilegal, itu pasti caleg gagal yang stres," tandas Bamsoet.

Pilihan:

Pemerintah Beri Sinyal Akui PPP Kubu Djan Faridz

Jokowi Perlu Reshuffle Kabinet, Ini 9 Menteri Layak Diganti
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved