Hendardi Sindir Kualitas Jaksa Agung dan Menhan Era Jokowi

Kamis, 12 November 2015 - 05:29 WIB
Hendardi Sindir Kualitas...
Hendardi Sindir Kualitas Jaksa Agung dan Menhan Era Jokowi
A A A
JAKARTA - Ketua Setara Institute, Hendardi menilai, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu sebagai musuh humanisme.Karena keduanya dinilai tidak memiliki keberpihakan sama sekali pada pengungkapan kebenaran atas peristiwa pembantaian yang terjadi periode 1965-1966.Pendapat itu disampaikan Hendardi menanggapi respons Jaksa Agung HM Prasetyo dan Menhan atas digelarnya pengadilan rakyat kasus pelanggaran HAM 1965 atau International People's Tribunal on 1965 crimes against humanity in Indonesia di Den Haag, Belanda.Diketahui keduanya tidak sepakat dengan pengadilan rakyat kasus 1965 tersebut. "Pernyataan Jaksa Agung dan Menhan RI terkait People Tribunal di Belanda menunjukkan secara nyata kualitas kepemimpinan keduanya yang antipengungkapan kebenaran," ujar Hendardi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Rabu 11 November 2015.‎Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan dinilainya tidak mampu mengendalikan Prasetyo dan Ryamizard untuk bekerja sesuai janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.Lebih lanjut dia berpendapat, ketika pemerintah enggan menyelesaikan utang penyelesaian kasus HAM masa lalu, maka berbagai inisiatif dari manapun termasuk dari luar negeri akan terus bermunculan menagih utang itu.Menurutnya, pelanggaran HAM berat masa lalu telah menjadi kepedulian universal. "Jangan bersikap picik, tidak mau menyelesaikan masalah tapi sewot ketika pihak lain berbuat mengungkap kebenaran, ‎momentum reshuffle kabinet jilid II harus juga mengarah pada mereka yang nyata-nyata menghambat realisasi janji politik Jokowi," ungkapnya.Dia menambahkan, selain diduga terlibat kasus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Rio Patrice Capella, Jaksa Agung HM Prasetyo tidak memiliki prestasi dan terobosan nyata."Demikian juga Menhan yang sama sekali tidak berpihak pada reformasi militer, banyak gagasan Menhan yang justru berlawanan dengan aspirasi reformasi," pungkasnya.Pilihan:Hendardi: Soeharto Banyak Catatkan Praktik AntikepahlawananBamsoet: Emang Gue Pikirin Ancaman Golkar Kubu Agung
(maf)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved