Yusril: Jokowi Jangan Jadi Presiden kalau Begini Caranya

Sabtu, 19 September 2015 - 18:37 WIB
Yusril: Jokowi Jangan...
Yusril: Jokowi Jangan Jadi Presiden kalau Begini Caranya
A A A
JAKARTA - Kegiatan bagi-bagi sembako yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini, dikritik Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Sebab Yusril menilai, kegiatan bagi-bagi sembako itu tidak akan menyelesaikan masalah perekonomian nasional saat ini.

"Ketika terjadi kayak sekarang, ekonomi mengalami perlambatan, paceklik, dolar naik, tambang tak bisa dibuka, itu presiden datang terus bagi-bagi, ya tak akan menyelesaikan masalah," ujarnya di Jakarta, Sabtu (19/9/2015).

Seharusnya menurut Yusril, pemerintah melahirkan kebijakan yang mampu menyelesaikan persoalan, tentunya dengan melihat akar persoalan.

"Orang kecil di kampung saya, padahal itu daerah yang cukup kuat sebenarnya, tapi untuk melaut angin kencang, kalaupun melaut dapat ikan siapa yang beli, karena daya beli masyarakat menurun luar biasa," kata pakar hukum tata negara ini.

Begitu pula menurutnya, dengan kelapa sawit yang harganya anjlok. "Kan harus ada solusinya, jangan jadi presiden kalau hanya datang bagi-bagi beras lima kilogram," cetus mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia itu.

Maka dari itu, kedepan, masyarakat diharapkannya bisa lebih cerdas dalam memilih pemimpinnya. Pasalnya, pencitraan dianggapnya tidak cukup untuk menjadi seorang pemimpin.

Seorang pemimpin harus juga mempunyai wawasan yang luas, sehingga mampu melahirkan kebijakan yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan.

"Mudah-mudahan masyarakat lebih cerdas, tak bisa lagi pemimpin kayak sekarang, arahnya tak jelas begini, tidak menimbulkan kepercayaan baik di dalam maupun di luar negeri," ujarnya.

Lebih lanjut Yusril berpendapat, walaupun ada program yang dilaksanakan pemerintah saat ini dalam upaya mengatasi keterpurukan ekonomi nasional, tetap tidak bisa membangun kepercayaan di tengah masyarakat.

"‎Jadi saya pikir tak bisa lagi kayak kemarin, pencitraan-pencitraan begitu yang tidak menyelesaikan apa-apa," katanya.

Diketahui,belum lama ini, Presiden Jokowi membagikan sembako di wilayah DKI Jakarta bersama Ibu Negara Iriana. Selain itu, mereka juga membagikan kaos dan buku di beberapa titik Ibu Kota.

Pilihan:

Jokowi Hati-hati Pilih Dubes, Jangan Bikin Malu Indonesia
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved