Kondisi Lemah, WNI Korban Sandera di Papua Dibawa ke Rumah Sakit
Jum'at, 18 September 2015 - 17:24 WIB
Kondisi Lemah, WNI Korban Sandera di Papua Dibawa ke Rumah Sakit
A
A
A
PAPUA - Pemerintah Papua Nugini (PNG) telah menyerahkan dua warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata kepada pihak Indonesia.
Saat ini dua korban sandera, yakni Sudirman dan Badar dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Papua. Saat tiba di perbatasan Papua Nugini-Indonesia, kondisi fisik keduanya lemah. (Baca: Dua WNI Bebas, Jokowi: Terima Kasih PM Papua Nugini)
Sebelumnya, Badar dan Sudirman berada di Konsulat RI di Vanimo, PNG. Kemudian diserahkan kepada Kepala Perbatasan RI Susana Wanggai bersama Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpaum, serta Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Hinsa Siburian. (Baca: RI Selidiki Motif Pelaku Sandera WNI di Papua Nugini)
Konsulat RI di Vanimo Elmar Lubis mengatakan, kedua WNI diserahkan Pemerintah PNG kepada pihaknya Kamis 17 September malam
Pada hari ini, pihaknya membawa kedua sandera ke perbatasan kedua negara.
"Ketika sampai di perbatasan RI-PNG, kedua sandra terlihat dalam kondisi lemah," katanya.
PILIHAN:
Alasan Nasdem Tolak Kenaikan Tunjangan DPR
Saat ini dua korban sandera, yakni Sudirman dan Badar dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Papua. Saat tiba di perbatasan Papua Nugini-Indonesia, kondisi fisik keduanya lemah. (Baca: Dua WNI Bebas, Jokowi: Terima Kasih PM Papua Nugini)
Sebelumnya, Badar dan Sudirman berada di Konsulat RI di Vanimo, PNG. Kemudian diserahkan kepada Kepala Perbatasan RI Susana Wanggai bersama Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpaum, serta Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Hinsa Siburian. (Baca: RI Selidiki Motif Pelaku Sandera WNI di Papua Nugini)
Konsulat RI di Vanimo Elmar Lubis mengatakan, kedua WNI diserahkan Pemerintah PNG kepada pihaknya Kamis 17 September malam
Pada hari ini, pihaknya membawa kedua sandera ke perbatasan kedua negara.
"Ketika sampai di perbatasan RI-PNG, kedua sandra terlihat dalam kondisi lemah," katanya.
PILIHAN:
Alasan Nasdem Tolak Kenaikan Tunjangan DPR
(dam)