Alasan KPK Pilih 2 Perwira Polri Jadi Dirdik & Kabiro Hukum

Rabu, 16 September 2015 - 18:36 WIB
Alasan KPK Pilih 2 Perwira...
Alasan KPK Pilih 2 Perwira Polri Jadi Dirdik & Kabiro Hukum
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki alasan tersendiri mengangkat dua perwira menengah (Pamen) Polri menjadi Direktur Penyidikan (Dirdik) dan Kepala Biro Hukum KPK.

"Kita kan based on seleksi yang lulus ya dari kepolisian," ucap Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP usai acara pelantikan di Auditorium KPK, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Dua perwira Polri yang telah ditunjuk yakni Kombes Aris Budiman yang menjabat Dirdik KPK dan AKBP Setiadi menjabat Kabiro Hukum KPK. Kata Johan, satu nama dari unsur kejaksaan dinyatakan tidak lolos tes seleksi.

"Semua yang masuk jadi pegawai KPK ditracking dulu, bagian dari seleksi," ujar mantan Deputi Pencegahan KPK itu.

Johan menambahkan, untuk meloloskan dua perwira Polisi tersebut, pihak KPK mengaku tidak memutuskan sendiri. KPK, kata Johan, mendapat rekomendasi berdasarkan penelusuran rekam jejak dari pihak ketiga yang disebut konsultan independen.

Seperti diketahui, Kombes Aris Budiman dan AKBP Setiadi masing-masing ditunjuk sebagai Dirdik dan Kabiro KPK. Aris Budiman sebelumnya menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipikor) Bareskrim Mabes Polri. Dia ditunjuk untuk mengisi posisi kosong Dirdik KPK yang ditinggalkan Kombes Pol Endang Tarsa.

Sementara, AKBP Setiadi ditunjuk menjadi Kabiro Hukum menggantikan Chatarina M Girsang yang telah selesai masa tugasnya di KPK. Kabiro Hukum sempat diisi oleh Nur Chusniah selaku Pelaksana Tugas (Plt) sementara.

PILIHAN:

Mantan Sekjen ESDM Divonis Enam Tahun Penjara

Garap Renstra, KPK Berencana Undang Prof Romli Atmasasmita
(kri)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved