Tragedi Masjidilharam, Ketua DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah
Sabtu, 12 September 2015 - 15:46 WIB
Tragedi Masjidilharam, Ketua DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai cepat dalam menangani jamaah haji asal Indonesia yang turut menjadi korban robohnya crane di Masjidilharam, Mekkah.
Menurut Setya, pemerintah sudah mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin turun ke lapangan.
"Yang terjun langsung ke lokasi dan rumah sakit, tempat dimana para jemaah dirawat," ucapnya melalui rilis resmi yang diterima wartawan, Sabtu (12/9/2015).
Apresiasi juga diberikan kepada pemerintahan Arab Saudi yang dinilai telah membantu memfasilitasi para jamaah haji asal Indonesia yang menjadi korban.
"Saya juga mengapresiasi langkah pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Gubernur Wilayah Mekkah Pangeran Khaled Al Faisal yang sangat sigap dan tanggap menangani jemaah yang menjadi korban, serta langsung membentuk tim investigasi untuk menyelidiki insiden jatuhnya crane tersebut," pungkasnya.
PILIHAN:
Ketua DPR Ucapkan Bela Sungkawa Atas Tragedi Masjidilharam
Pansus Pelindo Jadi Kesimpulan Raker Komisi III dan Kapolri
Menurut Setya, pemerintah sudah mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin turun ke lapangan.
"Yang terjun langsung ke lokasi dan rumah sakit, tempat dimana para jemaah dirawat," ucapnya melalui rilis resmi yang diterima wartawan, Sabtu (12/9/2015).
Apresiasi juga diberikan kepada pemerintahan Arab Saudi yang dinilai telah membantu memfasilitasi para jamaah haji asal Indonesia yang menjadi korban.
"Saya juga mengapresiasi langkah pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Gubernur Wilayah Mekkah Pangeran Khaled Al Faisal yang sangat sigap dan tanggap menangani jemaah yang menjadi korban, serta langsung membentuk tim investigasi untuk menyelidiki insiden jatuhnya crane tersebut," pungkasnya.
PILIHAN:
Ketua DPR Ucapkan Bela Sungkawa Atas Tragedi Masjidilharam
Pansus Pelindo Jadi Kesimpulan Raker Komisi III dan Kapolri
(kri)