Alasan Jokowi Enggan Terbitkan Perppu Pilkada

Rabu, 05 Agustus 2015 - 20:19 WIB
Alasan Jokowi Enggan...
Alasan Jokowi Enggan Terbitkan Perppu Pilkada
A A A
BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk tujuh daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon atau calon tunggal di Pilkada Serentak 2015.

Alasannya, persoalan calon tunggal tersebut dinilainya belum genting dan memaksa. "(Perppu) itu dilakukan dalam posisi kegentingan, ini sudah genting belum?" kata Jokowi di halaman Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2015).

Menurut Jokowi, pendapat beberapa pakar atau pengamat yang menyebut persoalan itu sudah genting karena menyangkut hak calon mengajukan dan hak rakyat memilih, tidak bisa dikategorikan sudah genting.

"Itu genting berarti ya?" tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana memperpanjang kembali pendaftaran calon kepala daerah selama tujuh hari.

"Nah kita melihat setelah tujuh hari itu," ucap mantan Wali Kota Solo ini.

Dia yakin, jumlah calon tunggal nantinya akan berkurang setelah pendaftaran calon nantinya kembali diperpanjang.

"Saya dulu sudah ngomong, ini nanti dulu dari 13 pasti akan turun separuh, paling tidak. benarkan? nanti pasti akan turun lagi," pungkasnya.

Pilihan:

KPK Segera Limpahkan Berkas OC Kaligis ke Pengadilan

Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved