Bareskrim Akan Gerakkan Intel Telusuri Rekam Jejak Capim KPK
Jum'at, 31 Juli 2015 - 20:14 WIB
Bareskrim Akan Gerakkan Intel Telusuri Rekam Jejak Capim KPK
A
A
A
JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri mengaku siap membantu panitia seleksi (Pansel) calon pemimpin (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara total menelusuri rekam jejak 48 Capim KPK.
Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penelusuran itu, mereka pun melibatkan badan intelijen yang dimiliki untuk menelusuri rekam jejak tersebut.
"Kita juga melibatkan badan intelijen kita (intel Polri) itu akan bergerak juga. Selain reserse kita juga akan minta keterangan dari Baintelkam," kata Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2015).
Pria yang akrab disapa Buwas ini tak ingin ke depan komisioner KPK terpilih mengalami persoalan hukum di masa lalu. Karenanya, mereka akan bekerja secara maksimal dalam melakukan penelusuran tersebut.
Sehingga, tidak diketemukan laporan persoalan hukum masa lalu yang dilakukan komisioner KPK pasca mereka mengumumkan hasil penelusuran itu.
"Ketika kami diminta, kami menyatakan clean, tak boleh kami menyatakan tidak clean. Nanti juga kan saya minta pertanggungjawaban juga ke tim dan rekomendasi yang ada di kewilayah. Kalau sekarang dibilang clean, tapi tiba-tiba besok dibilang tidak, itu (tim dan polisi di wilayah) yang bertanggungjawab," tegasnya.
Sementara itu, mengenai waktu yang kurang dari satu bulan untuk mereka menelusuri rekam jejak 48 capim KPK, jenderal bintang tiga ini yakin bisa menuntaskannya. "Cukup lah," pungkasnya.
PILIHAN:
Pansel Minta Bareskrim Telusuri Rekam Jejak 48 Capim KPK
Bareskrim Siap Tanggung Jawab Atas Track Record Pemimpin KPK Baru
Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penelusuran itu, mereka pun melibatkan badan intelijen yang dimiliki untuk menelusuri rekam jejak tersebut.
"Kita juga melibatkan badan intelijen kita (intel Polri) itu akan bergerak juga. Selain reserse kita juga akan minta keterangan dari Baintelkam," kata Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2015).
Pria yang akrab disapa Buwas ini tak ingin ke depan komisioner KPK terpilih mengalami persoalan hukum di masa lalu. Karenanya, mereka akan bekerja secara maksimal dalam melakukan penelusuran tersebut.
Sehingga, tidak diketemukan laporan persoalan hukum masa lalu yang dilakukan komisioner KPK pasca mereka mengumumkan hasil penelusuran itu.
"Ketika kami diminta, kami menyatakan clean, tak boleh kami menyatakan tidak clean. Nanti juga kan saya minta pertanggungjawaban juga ke tim dan rekomendasi yang ada di kewilayah. Kalau sekarang dibilang clean, tapi tiba-tiba besok dibilang tidak, itu (tim dan polisi di wilayah) yang bertanggungjawab," tegasnya.
Sementara itu, mengenai waktu yang kurang dari satu bulan untuk mereka menelusuri rekam jejak 48 capim KPK, jenderal bintang tiga ini yakin bisa menuntaskannya. "Cukup lah," pungkasnya.
PILIHAN:
Pansel Minta Bareskrim Telusuri Rekam Jejak 48 Capim KPK
Bareskrim Siap Tanggung Jawab Atas Track Record Pemimpin KPK Baru
(kri)