Indonesia-Inggris Sepakati 4 Poin Terkait Pertahanan

Senin, 27 Juli 2015 - 22:18 WIB
Indonesia-Inggris Sepakati...
Indonesia-Inggris Sepakati 4 Poin Terkait Pertahanan
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah menyepakati empat hal dengan Pemerintah Inggris. Empat hal itu ditandatangani bersama di Istana Merdeka, Jakarta, usai pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron.

Empat hal yang disepakati antara pemerintah Indonesia dengan Inggris itu adalah kerja sama di bidang maritim, bidang ruang angkasa sipil, bidang pemberantasan terorisme dan tindak kejahatan lintas batas, dan kerja sama kemitraan research dan inovasi.

"Kita menyambut baik ditandatanganinya empat kesepakatan bersama," kata Presiden Jokowi, Senin (27/7/2015).

Dia mengatakan, pertemuan bilateral antara dirinya dengan David Cameron berjalan produktif

"Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan itu antara lain permintaan bagi pembebasan visa kunjungan wisata bagi warga negara Indonesia," ucapnya.

Kemudian lanjut dia, permintaan agar dilakukannya kerjasama pembebasan visa bagi pemegang pasport dinas dan diplomatik.

Selain itu, kata dia, penegasan PM Inggris David Cameron mengenai penghormatan integritas wilayah Republik Indonesia.

"Keempat, komitmen kedua negara dalam meningkatkan ekonomi, terutama harapan Indonesia terhadap deversifikasi, investasi Inggris dari minyak dan gas ke bidang infrastruktur," ungkapnya.

Adapun hal lainnya, pemerintah Indonesia menyambut baik pertemuan bisnis yang akan dilakukan pada tanggal 28 Juli 2015 nanti, dimana akan hadir 30 perusahaan-perusahaan besar dari Inggris.

"Kita juga mendorong agar terus dilakukannya dialog antar agama yang selama ini telah dilakukan oleh Inggris dan Indonesia. Dan sebagai sesama negara besar, dan anggota G20 kami juga membahas berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Indonesia juga menyambut baik kesepakatan nuklir yang telah dicapai Iran dengan P5 plus 1. "Dan kesepakatan ini dipastikan akan memberikan kontribusi terhadap perdamaian dunia," pungkasnya.

Pilihan:

Kubu Ical Serahkan ke Polri Soal Sengketa Kantor Golkar

Tinjau Ujian SBMPTN, Menristek Minta Stop Praktik Perjokian
(maf)
Berita Terkait
Kemhan Serahkan 769...
Kemhan Serahkan 769 Unit Alat Pertahanan & Keamanan ke TNI, Tambah Kekuatan Militer Indonesia
Gubernur Lemhannas:...
Gubernur Lemhannas: Transformasi Militer Tak Cukup sampai 2045
Kemitraan Pertahanan...
Kemitraan Pertahanan Baru Mesir-Turki Bisa Geser Keseimbangan Kekuatan Regional
Pakar Sebut Indonesia...
Pakar Sebut Indonesia Butuh Bangun Daya Tangkal Asimetris Hadapi Persaingan Global
Ada Sekitar 5 Juta ASN,...
Ada Sekitar 5 Juta ASN, Kabacadnas: Potensi Kekuatan Pertahanan Terbesar Indonesia
Anggaran Militer Arab...
Anggaran Militer Arab Saudi 2 Tahun Terakhir, Rp652 Triliun untuk 2022
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved