DPR Resmi Terima Hasil Audit BPK Soal Kinerja KPU
Senin, 13 Juli 2015 - 14:52 WIB
DPR Resmi Terima Hasil Audit BPK Soal Kinerja KPU
A
A
A
JAKARTA - DPR tengah menggelar rapat konsultasi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam rapat tersebut BPK telah resmi menyerahkan hasil audit terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, audit ini dilakukan berdasarkan permintaan pemimpin Komisi II DPR yang telah mengajukan surat permohonan secara internal dan institusional.
"Ini dilakukan agar Pilkada Serentak 2015 berlangsung aman, tertib dan lancar. Keinginan Komisi II untuk menjaga pelaksanaan Pilkada Serentak," ujar Taufik saat membuka rapat di Ruang Rapat Pemimpin DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2015).
Hal senada disampaikan oleh Ketua BPK Harry Azhar Azis. Dia mengungkapkan, audit terhadap kinerja KPU oleh pihaknya sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan dalam sidang pemimpin BPK.
"Setelah menerima surat dari pimpinan DPR atas rekomendasi Komisi II, kami memutuskan melakukan audit dengan tujuan tertentu. Kita mulai sejak tanggal 8 Juni 2015. Kita selsaikan hari ini tanggal 13 Juli 2015 jadi kurang lebih satu bulan," kata Harry.
Setelah menyerahkan secara resmi hasil audit yang telah dilakukan oleh pihaknya. Harry mengatakan, BPK akan menyampaikan paparan hasil audit kinerja KPU itu kepada pemimpin DPR, Komisi II dan Komisi III.
"Atas izin pimpinan DPR kami sampaikan secara resmi hasil audit kami," ucap Harry.
Setelah menerima hasil audit tersebut, Taufik pun meminta BPK memaparkan hasil auditnya. "Pimpinan DPR telah menerima laporan BPK, mari kita dengarkan paparan terkait hasil audit tersebut," imbuh Taufik.
Pilihan:
Pemerintah Diminta Tak Cueki Ancaman Eks GAM Masuk ISIS
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, audit ini dilakukan berdasarkan permintaan pemimpin Komisi II DPR yang telah mengajukan surat permohonan secara internal dan institusional.
"Ini dilakukan agar Pilkada Serentak 2015 berlangsung aman, tertib dan lancar. Keinginan Komisi II untuk menjaga pelaksanaan Pilkada Serentak," ujar Taufik saat membuka rapat di Ruang Rapat Pemimpin DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2015).
Hal senada disampaikan oleh Ketua BPK Harry Azhar Azis. Dia mengungkapkan, audit terhadap kinerja KPU oleh pihaknya sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan dalam sidang pemimpin BPK.
"Setelah menerima surat dari pimpinan DPR atas rekomendasi Komisi II, kami memutuskan melakukan audit dengan tujuan tertentu. Kita mulai sejak tanggal 8 Juni 2015. Kita selsaikan hari ini tanggal 13 Juli 2015 jadi kurang lebih satu bulan," kata Harry.
Setelah menyerahkan secara resmi hasil audit yang telah dilakukan oleh pihaknya. Harry mengatakan, BPK akan menyampaikan paparan hasil audit kinerja KPU itu kepada pemimpin DPR, Komisi II dan Komisi III.
"Atas izin pimpinan DPR kami sampaikan secara resmi hasil audit kami," ucap Harry.
Setelah menerima hasil audit tersebut, Taufik pun meminta BPK memaparkan hasil auditnya. "Pimpinan DPR telah menerima laporan BPK, mari kita dengarkan paparan terkait hasil audit tersebut," imbuh Taufik.
Pilihan:
Pemerintah Diminta Tak Cueki Ancaman Eks GAM Masuk ISIS
(maf)