Takut Gratifikasi, KPK Serahkan Dua Pot Anggrek

Selasa, 07 Juli 2015 - 20:59 WIB
Takut Gratifikasi, KPK...
Takut Gratifikasi, KPK Serahkan Dua Pot Anggrek
A A A
JAKARTA - Di tengah gencarnya imbauan agar pejabat menolak menerima parcel atau bingkisan Lebaran, tiba-tiba paket tanaman anggrek dikirimkan seseorang ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari paket itu, tertulis nama pengirim yakni Liang Jen Chang dari Taipe Economic and Trade Office (TETO), sebuah kantor organisasi perdagangan di Taiwan.

Paket tersebut dikirim ke Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (7/7/2015). Dari sepucuk kertas di dalam pot bunga itu tertulis itu ditujukan untuk Pelaksana tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki dan Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP.

Johan Budi menjelaskan, paket bunga itu merupakan kiriman dari perwakilan Pemerintah Taiwan di Indonesia. Dia menegaskan segera melaporkan soal paket anggrek itu ke Direktorat Gratifikasi KPK.

"Itu ucapan Lebaran dari pemerintah Taiwan. Representative yang ada di Indonesia. Karangan bunga itu akan dilaporkan ke bagian gratifikasi. Pak Ruki dan yang lain juga dapat," kata Johan saat dikofirmasi wartawan, Selasa (7/7/2015).

Menurut Johan, secara pribadi dirinya tidak mengenal pengirim paket bunga tersebut.
Namun secara lembaga, kata Johan, KPK pernah menjalin kerjasama dalam memberantas korupsi dengan Pemerintah Taiwan.

"Enggak pernah ke Taiwan. Kalau KPK secara lembaga ya pernah berhubungan dengan Pemerintah Taiwan. Bahkan beberapa waktu ada seminar antikorupsi di sana," tutur mantan Juru Bicara KPK ini.

Johan menegaskan akan segera menyerahkan paket bunga itu ke Direktorat Gratifikasi. Pasalnya, seorang penyelenggara negara tidak boleh menerima apapun yang bisa menjadi gratifikasi.

"Kami akan memasukan kedua bunga itu sebagai bentuk gratifikasi karena penyelenggara negara tidak boleh menerima pemberian dari siapapun," ucap Johan.


PILIHAN:


Teror Tak Diungkap, Kinerja KPK Terganggu
(dam)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved