Ruhut Nilai Berbahaya jika Penyidik KPK Diberi Pistol
Selasa, 07 Juli 2015 - 17:00 WIB
Ruhut Nilai Berbahaya jika Penyidik KPK Diberi Pistol
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar penyidiknya dibekali senjata api atau pistol saat bertugas. Hal itu menyusul adanya teror yang diduga sebuah bom yang dialami salah satu penyidik KPK yakni, Afief Yulian Miftach.
Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menilai, sebaiknya KPK tidak dibekali pistol. Menurutnya, justru jika dibekali pistol itu akan membahayakan para penyidik KPK.
"Ada pepatah man behind the gun, siapa yang memegang senjata itu justru akan berbahaya," ujar Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2015).
Juru bicara Partai Demokrat itu yakin yang meneror penyidik KPK lantaran tidak puas karena telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, menurutnya hal tersebut bukan menjadi halangan untuk KPK.
Ditambahkan Ruhut, kepolisian juga harus membantu agar tidak ada lagi teror-teror yang menyerang KPK. "KPK harus diberi semangat terus. Hubungan kan lagi baik-baiknya. Walau ini risiko pekerjaan bagi penyidik KPK, tetapi kepolisian harus membantu," tandas Ruhut.
PILIHAN:
Politikus PDIP Ini Tidak Setuju Penyidik KPK Dibekali Pistol
Kompol Afif Sering Tangani Kasus Korupsi Besar
Rumah Penyidik KPK Diteror Bom
Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menilai, sebaiknya KPK tidak dibekali pistol. Menurutnya, justru jika dibekali pistol itu akan membahayakan para penyidik KPK.
"Ada pepatah man behind the gun, siapa yang memegang senjata itu justru akan berbahaya," ujar Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2015).
Juru bicara Partai Demokrat itu yakin yang meneror penyidik KPK lantaran tidak puas karena telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, menurutnya hal tersebut bukan menjadi halangan untuk KPK.
Ditambahkan Ruhut, kepolisian juga harus membantu agar tidak ada lagi teror-teror yang menyerang KPK. "KPK harus diberi semangat terus. Hubungan kan lagi baik-baiknya. Walau ini risiko pekerjaan bagi penyidik KPK, tetapi kepolisian harus membantu," tandas Ruhut.
PILIHAN:
Politikus PDIP Ini Tidak Setuju Penyidik KPK Dibekali Pistol
Kompol Afif Sering Tangani Kasus Korupsi Besar
Rumah Penyidik KPK Diteror Bom
(kri)