Sebelum Reshuffle, Jokowi Baiknya Tetapkan Kriteria Menteri

Sabtu, 27 Juni 2015 - 14:28 WIB
Sebelum Reshuffle, Jokowi...
Sebelum Reshuffle, Jokowi Baiknya Tetapkan Kriteria Menteri
A A A
JAKARTA - Wacana reshuffle kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ibarat musim yang silih berganti. Wacana ini kembali mencuat pada Kamis 18 Juni 2015 lalu, ketika Jokowi meminta para menterinya untuk mengumpulkan rapor kinerja selama enam bulan menjabat.

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu menilai, sebelum melakukan perombakan kabinet ada hal yang perlu dipertimbangkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Yang perlu dipertimbangkan ialah penetapan kriteria-kriteria calon menteri yang tepat pada seluruh kementerian.

"Saya menilai dari proses penentuan kabinet, ini pasti jabatan politik harusnya presiden menetapkan dulu kriteria pada suatu kementerian, baru nanti partai yang mencari siapa yang paling kompeten di partainya," ujar Said dalam acara diskusi bertajuk Menteri Politisi dan Bukan; Bagus Mana? di Gado-gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat‎, Sabtu (27/6/2015).

Dia mengatakan, sejak terpilih delapan bulan lalu Presiden Jokowi melewatkan cara tersebut. Sehingga, hal ini berimbas pada tidak sesuainya antara kriteria dengan menteri yang menjabat.

"Saya lihat di sini enggak ada," ucap anggota MPR RI periode 1997-1999 itu.

Lebih lanjut, Said berharap kesalahan ini tidak membuat presiden mengulang kesalahan kedua kalinya. Mengingat sekarang adalah momen tepat untuk memperbaiki hal tersebut. Sehingga ke depannya tidak ada lagi orang-orang yang menganggap pantas menjadi menteri karena telah ada kriteria khususnya.

"Akhirnya dampaknya semua orang berpikir bisa jadi menteri. Tetapkan dulu deh kementerian ini cocoknya kriteria yang kaya apa, baru nanti tanya ke parpol."

"Menteri enggak usah hebat-hebat banget, toh yang kerja bukan dia sendiri. Yang penting bisa mengelola SDM (sumber daya manusia). Kalau ada kekurangan tutup aja dengan wakil menteri," tutupnya.

PILIHAN:
Projo Imbau Menteri Kabinet Kerja Loyal ke Jokowi

Tak Bisa Kendalikan Menteri, Kepemimpinan Jokowi Dipertanyakan
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved