Priyo Ingin Islah Golkar Diperkuat Demi Pilkada Serentak
Selasa, 16 Juni 2015 - 16:39 WIB
Priyo Ingin Islah Golkar Diperkuat Demi Pilkada Serentak
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso meminta agar suasana islah yang sudah diusung antara Golkar kubu Agung dan kubu Aburizal Bakrie (Ical) oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) harus dijaga dan diapresasi.
Hal tersebut dikatakan Priyo, lantaran Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Leo Nababan menolak Priyo kembali ke kubunya setelah menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar kubu Ical beberapa waktu lalu.
"Suasana islah yang sudah digagas JK itu harus diperkuat dan diapresiasi. Apa lagi ini juga sudah diinisasi oleh Akbar Tandjung dan BJ Habibie," ujar Priyo kepada Sindonews, Selasa (16/6/2015).
Menurut Priyo, kedatangan dirinya ke Hotel Shangrila, Jakarta, di mana Rapimnas berlangsung itu lantaran, diharapkan terciptanya hal positif yang diperoleh oleh kedua belah pihak.
Priyo mengaku saat bertemu Ical, dia merasa memiliki pandangan yang sama terkait islah Partai Golkar. Di mana islah tersebut bertujuan untuk mensukseskan Golkar dalam kontestasi Pilkada Serentak 2015.
"Kami sependirian bahwa rencana islah kalau bisa tentang yang digagas oleh Pak JK itu dikuatkan lagi, agar tidak menganggu perhelatan pilkada," ucapnya.
Priyo mengungkapkan, dirinya mengusulkan kepada Ical agar islah yang telah diusung oleh JK yang juga politikus senior Golkar, dilakukan secara menyeluruh.
"Saya usulkan islah yang sudah ada juga dilakukan secara permanen, saya kira itu hal positif, sebagai hal yang bisa saya sampaikan kepada kubu Agung," tandasnya.
Pilihan:
Bisik-bisik Eks Jubir Gus Dur Soal Kontroversi Sutiyoso
Hal tersebut dikatakan Priyo, lantaran Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Leo Nababan menolak Priyo kembali ke kubunya setelah menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar kubu Ical beberapa waktu lalu.
"Suasana islah yang sudah digagas JK itu harus diperkuat dan diapresiasi. Apa lagi ini juga sudah diinisasi oleh Akbar Tandjung dan BJ Habibie," ujar Priyo kepada Sindonews, Selasa (16/6/2015).
Menurut Priyo, kedatangan dirinya ke Hotel Shangrila, Jakarta, di mana Rapimnas berlangsung itu lantaran, diharapkan terciptanya hal positif yang diperoleh oleh kedua belah pihak.
Priyo mengaku saat bertemu Ical, dia merasa memiliki pandangan yang sama terkait islah Partai Golkar. Di mana islah tersebut bertujuan untuk mensukseskan Golkar dalam kontestasi Pilkada Serentak 2015.
"Kami sependirian bahwa rencana islah kalau bisa tentang yang digagas oleh Pak JK itu dikuatkan lagi, agar tidak menganggu perhelatan pilkada," ucapnya.
Priyo mengungkapkan, dirinya mengusulkan kepada Ical agar islah yang telah diusung oleh JK yang juga politikus senior Golkar, dilakukan secara menyeluruh.
"Saya usulkan islah yang sudah ada juga dilakukan secara permanen, saya kira itu hal positif, sebagai hal yang bisa saya sampaikan kepada kubu Agung," tandasnya.
Pilihan:
Bisik-bisik Eks Jubir Gus Dur Soal Kontroversi Sutiyoso
(maf)