Kubu Ical dan Agung Sepakat Andalkan Survei
Minggu, 31 Mei 2015 - 15:02 WIB
Kubu Ical dan Agung Sepakat Andalkan Survei
A
A
A
JAKARTA - Kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono telah melakukan perdamaian atau islah. Perdamaian ditempuh agar Golkar dapat mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada).
Dalam menjaring calon kepala daerah, kedua kubu sepakat untuk menjadikan hasil survei internal Golkar sebagai salah satu faktor pertimbangan.
"Pakai survei, mana yang rating dan popularitasnya tertinggi. Jadi Tidak ada kubu Agung Laksono dan Ical (Aburizal Bakrie)," tutur Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Agung Laksono di kediamannya, Jalan Cipinang Cempedak II, Polonia, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2015).
Dia menjelaskan, calon-calon kepala daerah terpilih harus bersih dari kasus, seperti KKN dan masalah hukum lain. Agung menegaskan, calon kepala daerah juga tidak terlibat dalam politik uang dari pihak yang mengatasnamakan Partai Golkar.
"Dalam lampiran (hasil islah kemarin) sudah ada kesepakatan itu. Pertama berdasarkan hasil survei, kedua tidak ada mahar," ucap Agung.
Kubu Ical dan Agung sepakat mengadakan islah khusus di kediaman dinas Wakil Presiden dan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu 30 Mei kemarin.
Kesepakatan perdamaian itu terkait dengan persiapan Partai Golkar dalam menghadapi pilkada. (Baca: 4 Poin Kesepakatan Islah Golkar)
Dalam menjaring calon kepala daerah, kedua kubu sepakat untuk menjadikan hasil survei internal Golkar sebagai salah satu faktor pertimbangan.
"Pakai survei, mana yang rating dan popularitasnya tertinggi. Jadi Tidak ada kubu Agung Laksono dan Ical (Aburizal Bakrie)," tutur Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Agung Laksono di kediamannya, Jalan Cipinang Cempedak II, Polonia, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2015).
Dia menjelaskan, calon-calon kepala daerah terpilih harus bersih dari kasus, seperti KKN dan masalah hukum lain. Agung menegaskan, calon kepala daerah juga tidak terlibat dalam politik uang dari pihak yang mengatasnamakan Partai Golkar.
"Dalam lampiran (hasil islah kemarin) sudah ada kesepakatan itu. Pertama berdasarkan hasil survei, kedua tidak ada mahar," ucap Agung.
Kubu Ical dan Agung sepakat mengadakan islah khusus di kediaman dinas Wakil Presiden dan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu 30 Mei kemarin.
Kesepakatan perdamaian itu terkait dengan persiapan Partai Golkar dalam menghadapi pilkada. (Baca: 4 Poin Kesepakatan Islah Golkar)
(dam)