Golkar-PPP Gagal Ikut Pilkada, Demokrasi Indonesia Mati Muda

Rabu, 27 Mei 2015 - 18:07 WIB
Golkar-PPP Gagal Ikut...
Golkar-PPP Gagal Ikut Pilkada, Demokrasi Indonesia Mati Muda
A A A
JAKARTA - Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terancam tidak dapat mengikuti Pilkada 2015. Hal itu lantaran keduanya itu masih terlibat konflik di internal partai.

Ketua DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Tantowi Yahya mengatakan, angka pemilih Partai Golkar dan PPP sangat banyak yakni sekitar 25 juta orang.

Maka itu dia meminta kepada pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengupayakan Golkar dan PPP ikut Pilkada 2015.

"Betul memang KPU asasnya adalah peraturan. Tapi KPU juga harus lihat sisi kebathinan dari kedua partai ini. 25 Juta orang memilih Golkar dan PPP, hal ini tidak bisa dinafikkan oleh pemerintah dan KPU," ujar Tantowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, jangan sampai ada kelompok tertentu, individu tertentu yang ingin agar partai ini tidak ikut dalam pilkada. Pasalnya kata dia, kalau sampai hal itu terjadi, pihaknya akan mentuntut karena telah membuat demokrasi di Indonesia mati muda.

"Kita tentu tidak mau demokrasi yang kita pelihara ini akan mati muda," jelasnya.

Oleh karena itu Tantowi menilai, dibutuhkan sikap kenegarawanan dari seluruh penyelenggara negara. Bukan hanya dari partai politiknya tapi juga dari pemerintah.

"Baik pemerintah dan KPU, mereka harus menyelamatkan hak politik sekitar 25 juta pemilih. Janganlah mereka dikalahkan haknya untuk kepentingan-kepentingan sesaat," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved