Pengelola Pipa Siap Bertanggung Jawab

Sabtu, 23 Mei 2015 - 11:34 WIB
Pengelola Pipa Siap...
Pengelola Pipa Siap Bertanggung Jawab
A A A
LOS ANGELES - Perusahaan minyak Plains All American Pipeline (PAAP) berjanji akan mengatasi dampak buruk kebocoran jalur pipa minyak bumi di pesisir California, Amerika Serikat (AS).

Mereka berhasil mengumpulkan 30.283 liter minyak mentah dari sekitar 79.500 liter yang masuk ke perairan Santa Barbara, barat laut Los Angeles. Tumpahan minyak tersebut mengakibatkan kerusakan ekosistem di Santa Barbara. Banyak burung pelican yang tubuhnya diselimuti minyak mentah. Ribuan lobster dan ikan juga mati akibat tumpahan minyak sepanjang 14 kilometer pesisir Pantai Santa Barbara dan Pantai Refugio.

”Kami tetap berkomitmen untuk melakukan hal yang benar,” ucap Patrick Hodgins, seorang eksekutif PAAP, kemarin, dilansir AFP . Hodgins berdalih perusahaannya berinvestasi sebanyak USD1,3 miliar (Rp17 triliun) untuk meningkatkan kualitas jaringan pipa minyak bumi. PAAP berhasil membangun lebih dari 2.300 mil jalur pipa baru tanpa menimbulkan kecelakaan. ”PAAP berkomitmen untuk menjadi pelayan yang baik dari lingkungan ini. Kami bagian dari komunitas ini. Kami akan terus berada di sini (Santa Barbara),” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur California Edmund Brown mendeklarasikan situasi darurat menyusul kebocoran pipa minyak bumi di Pantai Santa Barbara dan Pantai Refugio. Brown memerintahkan tim khusus untuk bergerak cepat membersihkan kebocoran minyak mentah tersebut. Menurut pejabat pemerintah lokal, tumpahan minyak itu mencapai 105.000 galon (400.000 liter), termasuk 21.000 galon (79.000 liter) yang bocor ke perairan pada Selasa (19/5) lalu .

Wilayah Pantai Santa Barbara yang biasanya dikunjungi ribuan orang menjelang pekan Hari Memorial menjadi sepi dan tidak ada wisatawan sama sekali. Sebagian pantai tersebut ditutup selama satu pekan. Pemerintah juga melarang warga untuk memancing. Para pejabat pemerintahan negara bagian California mengupayakan berbagai langkah untuk menangani tumpahan minyak.

Respon pertama yang dilakukan adalah melindungi keselamatan publik. Selanjutnya pemerintah akan mengurangi dampak kerusakan lingkungan. ”Kita juga mencegah penyebaran minyak ke perairan,” ungkap pejabat California yang tak disebutkan namanya. Para aktivis lingkungan prihatin dengan dampak buruk kebocoran minyak mentah tersebut bagi burung dan paus.

”Bau tumpahan minyak itu seperti mereka (perusahaan pengelola pipa) akan mengaspal jalan,” tuding Fan Yang, aktivis lingkungan. Menurut Kathryn Phillips, direktur kelompok peduli lingkungan Sierra Club, setiap mendengar kebocoran minyak, harapan akan semakin buruk.

Arvin
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved