Batalkan Banding PTUN, Yasonna Diminta Sudahi Kegaduhan Politik

Jum'at, 22 Mei 2015 - 14:12 WIB
Batalkan Banding PTUN,...
Batalkan Banding PTUN, Yasonna Diminta Sudahi Kegaduhan Politik
A A A
JAKARTA - Upaya banding yang diajukan Menkumham Yasonna Laoly atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait konflik Partai Golkar dinilai sebagai sumber kegaduhan politik dari lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat politik DARI Sinergi Masyarakat Indonesia untuk Demokrasi (Sigma) M Imam Nasef mengatakan, langkah banding yang diajukan Menkumham adalah sikap yang tidak bijak. Apalagi jika Presiden Jokowi sendiri tidak menginginkan adanya kegaduhan politik yang ditimbulkan dari langkah hukum tersebut.

"Menurut saya tidak bijak sikap Menkumham yang mengajukan banding atas putusan PTUN tersebut, apalagi kalau Presiden Jokowi memang benar mendorong agar tidak diajukannya banding," ujar Nasef ketika dihubungi Sindonews, Jumat (22/5/2015).

Lebih lanjut, kata Nasef, sebagai seorang pembantu presiden, tidak pantas Menteri Yasonna menempuh langkah yang bertentangan dengan kehendak kepala negara.

Nasef melanjutkan, menteri sebagai bagian dari kabinet pemerintahan, harus membantu kepala negara dalam menjaga stabilitas dan situasi kondusif yang berpotensi terganggu jika ada konflik politik.

"Menteri itu adalah pembantu presiden, maka sudah seharusnya ia tunduk pada perintah atau arahan presiden. Arahan presiden itu seharusnya direspons secara positif oleh Menkumham. Sebab dengan begitu, akan membantu mempercepat proses penyelesaian perselisihan kepengurusan di Golkar," imbuhnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved