Perindo Pertegas Garis Perjuangan Partai

Jum'at, 15 Mei 2015 - 08:46 WIB
Perindo Pertegas Garis...
Perindo Pertegas Garis Perjuangan Partai
A A A
JAKARTA - Setiap kader Partai Persatuan Indonesia (Perindo) diharapkan memahami ideologi dan garis perjuangan partai. Untuk itu, seluruh kader mulai tingkat pusat hingga daerah perlu pembekalan dan pelatihan agar memahami tujuan perjuangan yang ingin dicapai partai.

Kemarin, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) melantik instruktur nasional yang akan memberikan pelatihan terhadap perwakilan pengurus Partai Perindo dari 34 provinsi di Indonesia. ”Dengan membaca janji, instruktur ToT (training of trainers) secara resmi saya lantik,” kata HT saat melantik Tim Instruktur Training of Trainers (ToT) Nasional di sela pembukaan Workshop Perkaderan dan ToT Nasional Partai Perindo di Auditorium MNC Tower, Jakarta, kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, kata HT, setiap peserta akan diberi pelatihan tentang Partai Perindo seperti mengenai ideologi partai, basis perjuangan hingga strategi-strategi yang akan dijalankan ke depan. ”Ini sebagai bekal untuk bisa dikomunikasikan ke jajarannya, DPD dan DPC. Karena garis perjuangan partai harus dipahami,” tutur HT. Dia juga menginginkan agar mereka yang telah mendapatkan pelatihan bisa memberikan semangat bersatu kepada kader lain sesuai dengan garis dan ideologi yang telah disepakati.

Selain itu, Perindo diminta mampu menunjukkan bahwa seluruh pengurus dan kader solid hingga ke tingkat bawah. ”Kita harus solid, satu visi misi, dan tentunya satu perjuangan. Tentunya ini akan berlanjut ke bawah. Ini yang melakukan trainingpara trainersyang akan memberikan pelatihan kepada jajaran mereka. Jadi akan terusmenyambungkeakarorganisasi Partai Perindo,” tuturnya.

Pelatihan para trainers ini akandigelarpada 14–17Mei2015 di Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut HT kembali menegaskan kehadiran Partai Perindo bertujuan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat, bukan sekadar meramaikan perpolitikan nasional. Menurutnya, sampai saat ini kesenjangan sosial masih tinggi sehingga kesejahteraan belum merata di Tanah Air.

Masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Oleh karena itu, kata dia, perlu perubahan besar untuk mengatasi kesenjangan tersebut. ”Keberadaan kita jelas tidak untuk meramaikan perpolitikan nasional. Kita ada untuk mengubah Indonesia,” kata CEO MNC Group ini. HT meminta kadernya untuk bersama-sama bekerja menghapuskan kesenjangan sosial yang saat ini masih sangat lebar di masyarakat.

Lewat wadah partai yang didirikannya terbuka kesempatan kepada kader untuk berbuat dalam memajukan ekonomi rakyat. ”Karena ekonomi kita hanya digerakkan sekelompok minoritas semata,” katanya. Sekjen DPPPartai Perindo Ahmad Rofiq menambahkan, setelah pelatihan instruktur tingkat nasional, selanjutnya akan dilanjutkan pelatihan untuk trainers tingkat provinsi yang rencananya dilakukan bulan depan.

”Setelah itu baru kami lakukan pengaderan mulai tingkat kabupaten hingga pusat,” ujarnyasecara terpisah. Rofiq mengatakan, pada saat pengaderan berlangsung akan diberi pemahaman mengenai latar belakang partai, ideologi, strategi, nilai-nilaiperjuangan partai. ”Kita ingin agar para trainers ini nanti mampu menciptakan militansi kader sejak awal,” ujarnya.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, meskipun tergolong baru, Perindo memiliki peluang untuk sukses pada pemilu mendatang. Salah satu kekuatan partai baru untuk bersaing adalah kekuatan finansial dan media yang akan bekerja menyebarkan informasi mengenai program-program partai.

Dia menyebut ada partai lain yang sudah membuktikan itu dengan meraih dukungan signifikan pada pemilu lalu. ”Sekarang, saya melihat dua kekuatan itu ada pada Perindo. Untuk itu partai baru seperti ini tidak bisa dianggap remeh. Dengan kekuatan itu dia bisa membentuk tokohnya sendiri,” ujar dia kemarin.

Dengan waktu yang masih cukup lama sebelum pemilu, Hendri menilai masih panjang waktu bagi Perindo untuk menunjukkan diri dengan ideologi dan garis perjuangannya sehingga mampu menarik perhatian masyarakat pemilih.

Sindonews/ bakti munir
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved