Aspirasi Tak Digubris, Kongres Demokrat Tandingan Bakal Jadi
Selasa, 12 Mei 2015 - 09:59 WIB
Aspirasi Tak Digubris, Kongres Demokrat Tandingan Bakal Jadi
A
A
A
JAKARTA - Kaukus Penyelamat Demokrat mengancam menggelar Kongres Demokrat tandingan, lantaran sebagai reaksi diabaikannya protes sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang pemimpinnya diberhentikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Pengamat politik Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Idil Akbar menilai, perlakuan DPP terhadap beberapa pemimpin DPC akan membuat Kaukus Penyelamat Demokrat menganggap hal tersebut hanya untuk menampung kepentingan pihak tertentu.
Sehingga kongres partai berlambang bintang segitiga itu bisa dibilang dilaksanakan tidak demokratis lantaran dilakukan agar tidak ada yang menghalangi Susilo Bambang Yudhoyono kembali menjadi Ketua Umum (Ketum).
"Hanya mengakomodir kepentingan orang atau kelompok tertentu dan hanya untuk melegitimasi SBY sebagai Ketum Demokrat yang bakal dipilih secara aklamasi," ujar Idil kepada Sindonews, Selasa (12/5/2015).
Jika suara Kaukus Penyelamat Demokrat tidak juga didengar, Idil yakin Kongres tandingan akan benar dilaksanakan.
"Dan melihat dari situasi kongres yang berlangsung saat ini nampaknya menurut saya kongres tandingan ini akan direalisasikan," tandasnya.
Pengamat politik Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Idil Akbar menilai, perlakuan DPP terhadap beberapa pemimpin DPC akan membuat Kaukus Penyelamat Demokrat menganggap hal tersebut hanya untuk menampung kepentingan pihak tertentu.
Sehingga kongres partai berlambang bintang segitiga itu bisa dibilang dilaksanakan tidak demokratis lantaran dilakukan agar tidak ada yang menghalangi Susilo Bambang Yudhoyono kembali menjadi Ketua Umum (Ketum).
"Hanya mengakomodir kepentingan orang atau kelompok tertentu dan hanya untuk melegitimasi SBY sebagai Ketum Demokrat yang bakal dipilih secara aklamasi," ujar Idil kepada Sindonews, Selasa (12/5/2015).
Jika suara Kaukus Penyelamat Demokrat tidak juga didengar, Idil yakin Kongres tandingan akan benar dilaksanakan.
"Dan melihat dari situasi kongres yang berlangsung saat ini nampaknya menurut saya kongres tandingan ini akan direalisasikan," tandasnya.
(maf)